| Jumat, 21 September 2007 | MURIA |
WORO WOROTHR Buruh Mulai 2 OktoberKUDUS - Para pengusaha pabrik rokok yang tergabung dalam Persatuan Perusahaan Rokok Kudus (PPRK) diharapkan memberikan tunjangan hari raya (THR) kepada 100 ribu buruh mulai Selasa (2/10). Jumlah THR yang diberikan diperkirakan mencapai Rp 65 miliar. ''Pemberian THR akan dilakukan serempak pada hari itu,'' kata Ketua Pengurus Cabang Serikat Pekerja Rokok, Tembakau Makanan, dan Minuman Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (PC SP RTMM SPSI) HM As'ad, didampingi Sekretaris PPRK Abdul Aziz BS BE, Kamis (20/9). Menurut dia, kesepakatan tersebut dicapai tanggal 9 September. Itu merupakan kesepakaan PPRK dan PC SP RTMM SPSI Kudus. Pemberian THR merupakan pelaksanaan Permendagri 04/ MEN/1994 tentang THR pekerja. (H8-54) Beredar Daging Sapi Glonggongan KUDUS - Kebutuhan daging menjelang hari raya biasanya makin meningkat. Hal itu harus diiringi dengan sikap hati-hati konsumen. Pasalnya, meski prosentasenya kecil, di beberapa pasar di Kudus, masih dijumpai daging-daging yang tidak sehat. "Untuk itu, konsumen perlu teliti memilih daging sehat dan halal. Kita harus tetap waspada karena masih ada daging tidak layak konsumsi seperti daging sapi glonggongan dan daging ayam suntikan," kata Kepala UPTD Rumah Pemotongan Hewan dan Timbangan Ternak, Dinas Pertanian Kudus, Sutrisno, Kamis (20/9). (son-54) 60 Ribu Mercon Korek Diamankan PATI-Tidak kurang dari 60.000 buah mercon korek api, Rabu (19/9) malam diamankan Polres Pati. Mercon dengan ukuran kecil ini diamankan dari SYN (37), warga Desa Bulumanis Kidul, Kecamatan Margoyoso saat operasi penyakit masyarakat (pekat). Ribuan mercon yang telah siap dijual tersimpan dalam enam bungkusan kertas semen. Tiap bungkusnya berisi 1.000 buah mercon yang telah dikemas dalam sejumlah bungkusan platik. Kepada petugas, SYN mengaku baru membeli mercon tersebut dari seseorang di luar daerah untuk dijual kembali. Namun, sebelum sempat diperdagangkan keburu diamankan polisi. Kapolres Pati AKBP Drs Darto Juhartono melalui Kasatreskrim AKP Sulkhan SH mengatakan, penggrebekan rumah SYN didasarkan informasi dari warga.(fen-36) Warga Gagal Segel Balai Desa BLORA- Sejumlah warga Desa Sidomulyo Kecamatan Banjarejo, Blora, melanjutkan aksi menolak hasil pemilihan kepala desa (pilkades), kemarin. Padahal kepala desa (kades) terpilih sudah dilantik, Rabu (19/9). Warga hendak menyegel balai desa pada aksi itu. Namun upaya tersebut dapat diredam tokoh masyarakat setempat hingga penyegelan balai desa tidak dilaksanakan. Warga Desa Sidomulyo sebelumnya melakukan unjuk rasa di Kantor Pemkab Blora, Rabu (12/9), dengan tuntutan pilkades diulang. Alasannya telah terjadi pelanggaran saat pemungutan suara pada pilkades, 5 September. Aksi penolakan juga dilakukan bersamaan dengan pelantikan 246 kades. Sejumlah perwakilan warga menyerahkan tanda tangan sekitar dua ribu warga kepada Pemkab sebagai wujud penolakan atas kades terpilih. Aksi warga dimulai sekitar 11.30. Aksi itu didatangi langsung pejabat musyawarah pimpinan kecamatan (Muspika) Banjarejo di antaranya Camat Ahmad Soewono, Kapolsek AKP Kompyang Surata, Danramil Kapten Sutejo, serta sejumlah personel Polres. (H18-76) |