logo SUARA MERDEKA
Line
Jumat, 21 September 2007 KEDU & DIY
Line

Jelang Lebaran Tak Ada Tiket Promo Pesawat

YOGYAKARTA - Tiket pesawat kelas promo yang dapat diperoleh pada hari-hari biasa sudah ''menghilang'' sejak awal puasa lalu. Pimpinan Pasar Tiket Yogyakarta Faroki Syayidi mengungkapkan, semua maskapai penerbangan menerapkan strategi harga tiket di tingkatan menengah ke atas.

''Sejak awal puasa lalu banyak calon penumpang berusaha mencari tiket promo namun sudah tak ada, berganti menjadi tiket menengah ke atas,'' ujarnya, Kamis (20/9).

Dia menjelaskan, pemesanan mendekati lebaran, H-10, dan H+7 tidak ada lagi harga promo. Dia mencontohkan, untuk penerbangan Jakarta-Yogyakarta harga tiket di atas Rp 500.000 tak ada lagi di bawah itu. Memang masih ada kemungkinan berkisar di angka Rp 500.000-an namun sangat cepat ludes.

Pada hari-hari seperti lebaran, maskapai penerbangan, menurutnya, berusaha meraih keuntungan lebih besar.

Masyarakat selaku konsumen juga sudah maklum dan menerima harga bukan promo karena kebutuhan menggunakan jasa penerbangan. Wajar saja karena memakai angkutan udara lebih cepat sampai ke tujuan meskipun mahal.

Kendati demikian, Faroki melihat pada awal puasa ini tidak seperti tahun-tahun sebelumnya. Sepengatahun dia memang agak sepi dibandingkan tahun lalu.

Namun bisa saja membeludak mendekati lebaran nanti. Bandara biasanya akan sesak oleh arus balik dan mudik seminggu sebelum dan setelah Idul Fitri.

''Untuk kota-kota tujuan, tidak ada yang sepi. Tampaknya di Yogyakarta ini ada pemudik dari mana pun di wilayah Indonesia sehingga seluruh kota tujuan penuh pada saat lebaran,'' jelasnya. (D19-70)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA