| Kamis, 20 September 2007 | NASIONAL |
Staplan Pabrik Kertas TerbakarSURABAYA- Kebakaran besar melanda lapangan penumpukan berkas bekas (staplan) di pabrik kertas Adiprima Suraprinta Jalan Raya KM 30, Kecamatan Wringinanom, Kabupaten Gresik, Rabu (19/9) siang. Akibatnya, sekitar 20 ribu ton tumpukan kertas bekas di kawasan pabrik itu hangus terbakar. Pabrik ini milik perusahaan penerbitan skala besar di Jatim. "Dugaan sementara api berasal dari staplan tempat bahan baku kertas yang dijemur di area penjemuran pabrik setempat," ujar Kapolsek Wringinanom AK Muhammad Noer, Rabu (19/9). Kapolsek menyatakan kemungkinan besar staplan bahan kertas itu terlalu panas, sehingga mengakibatkan terjadinya kebakaran. Untuk memadamkan api di pabrik ini diterjunkan sebanyak 8 unit mobil PMK. "Hingga ini api masih berkobar," ujarnya. Noer mengatakan tidak mudah untuk memadamkan api di lokasi penumpukan kertas itu. Petugas berusaha maksimal memadamkan api. Tapi, karena areal penumpukan kertas luas, semprotan air mobil pemadam tak bisa mencapai titik pusat kebakaran. "Mungkin bisa tiga hari api baru bisa dipadamkan jika skala kebakarannya makin meluas," jelasnya. Kebakaran di pabrik ini mengakibatkan sekitar 20.000 ton kertas daur ulang hangus. Ketinggian kertas daur ulang di lapangan penumpukan di pabrik tersebut mencapai sekitar 6 meter.(G14-77) |