logo SUARA MERDEKA
Line
Kamis, 20 September 2007 NASIONAL
Line

Pippo-Sheva Cetak Gol Ke-60


RAYAKAN KEMENANGAN: Pemain AC Milan, Filippo Inzaghi mengekspresikan kegembiraannya setelah berhasil membobol gawang Benfica pada pertandingan babak penyisihan Grup D di Stadion San Siro, Milan, kemarin. AC Milan menang 2-1 atas Benfica. (57)

LONDON - Filippo ''Pippo'' Inzaghi dan Andriy ''Sheva'' Shevchenko sama-sama mencetak gol ke-60 di kompetisi antarklub bergengsi Eropa. Dua striker itu melakukannya dalam matchday 1 Liga Champions, Rabu dini hari WIB kemarin.

Pippo membidik gol kedua AC Milan ketika menang 2-1 atas tamunya, Benfica, pada Grup D di San Siro. Gol pembuka tim juara bertahan itu dilesakkan Andrea Pirlo. Balasan klub Portugal tersebut diceploskan Nuno Gomes.

Sementara di Grup B, tuan rumah Chelsea ditahan Rosenborg Trondheim 1-1. Sheva membidik gol ke-60 sekaligus menyelamatkan The Blues dari kekalahan.

Raul Gonzalez, kapten Real Madrid, juga mencatat torehan manis. Dia mengoleksi golnya yang ke-59 Eropa selepas menyumbang sebuah gol dalam kemenangan 2-1 atas Werder Bremen pada Grup A.

Rekor koleksi gol terbanyak di Eropa masih dipegang Gerd ''Bomber'' Mueller dengan 62 gol. Mueller mengumpulkan gol-golnya bersama Bayern Munich.

Tak Tergantikan

"Pirlo mencetak gol, memberikan satu assist, dan memainkan bola dengan baik. Dia memang pemain yang tak tergantikan. Kaka dan Pirlo adalah dua pemain bagus," kata Pelatih AC Milan Carlo Ancelotti. Dia juga memberikan selamat kepada Pippo. Striker yang pintar mencari celah itu membobol gawang tim tamu lewat tendangan di kotak penalti. Di Stamford Bridge, London, Sheva yang belum bisa tampil cemerlang sejak pindah dari Milan, akhirnya mampu menyarangkan gol. Sayang, timnya harus puas dengan skor imbang. "Cerita dari pertandingan adalah kami tak bisa menang kendati mendapat 20 peluang," ungkap Jose Mourinho, manajer Chelsea.

Pria asal Portugal ini marah melihat penampilan timnya, terutama soal penyelesaian akhir. Dia pun kecewa lantaran John Terry cs harus kebobolan lebih dahulu. ''Kami menekan, mendominasi sepanjang pertandingan, namun hanya mampu menghasilkan satu gol,'' tandasnya.

Pelatih Rosenborg Knut Torum mengaku tegang dalam 10 menit terakhir. Pasalnya, The Blues terus menekan dan memaksa timnya mati-matian untuk mempertahankan skor seri. ''Pada pertemuan kedua November mendatang Chelsea tak akan senang menghadapi kami. Cuaca dingin bakal menguntungkan kami, tapi menyusahkan mereka,'' ujar Torum. (rtr,A7-31)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA