logo SUARA MERDEKA
Line
Kamis, 20 September 2007 SEMARANG
Line

Satlantas Sebar 1.000 Leaflet Imbauan

UNGARAN - Satlantas Polres Semarang mulai hari ini hingga 30 September menggelar Operasi Zebra Candi. Operasi bertujuan menciptakan kondisi dalam rangka mewujudkan keselamatan, kelancaran, dan ketertiban berlalu lintas. Untuk merealisasikan tujuan itu, Satlantas telah menyebarkan spanduk dan 1.000 leaflet (selebaran), yang berisi sembilan cara berkendara yang aman.

''Kami mengimbau agar semua pengguna jalan hati-hati dan menaati rambu-rambu, serta peraturan lalu lintas. Ini untuk mencegah kecelakaan yang menyebabkan korban tewas,'' kata Kapolres Semarang AKBP Drs A Hafidh Yuhas melalui Kasatlantas AKP Hamka MAP SH, Rabu (19/9).

Hamka yang sebelumnya Kasatlantas Pemalang juga menerangkan, leaflet dan spanduk tersebut disebar di titik-titik rawan kemacetan dan kecelakaan. Titik-titik tersebut di antaranya Pasar Projo Ambarawa, Pasar Karangjati, Pasar Babadan, dan Pasar Ungaran.

''Leaflet berisi cara berkendara yang aman, misalnya bagi pengendara sepeda motor menyalakan lampu di siang hari dan menggunakan jalur kiri,'' ungkapnya.

Bagi kendaraan berat, lanjutnya, juga harus lewat jalur kiri. Ia mencermati di jalan utama Kabupaten Semarang banyak truk besar yang mogok di tengah jalan saat di tanjakan. ''Sebelum Lebaran, kami upayakan membuat pos pengawasan di jalan tanjakan yang sering macet dan terjadi kecelakaan,'' tandasnya.

Tuntang dan Projo

Pihaknya juga telah menyiapkan strategi mengantisipasi kemacetan arus mudik dan balik. ''Kali ini kami fokus di dua jalan utama, yaitu Tuntang dan Pasar Projo Ambarawa. Di titik kemacetan lain mungkin penanganannya seperti tahun lalu,'' tuturnya.

Menurut Hamka, di Tuntang akan diberlakukan tiga lajur jika volume kendaraan sangat padat. Ia akan membuat dua lajur dari arah yang paling padat kendaraan. Adapun kemacetan di jalan raya depan Pasar Projo Ambarawa, memang sangat sulit penguraiannya. ''Bisa diurai asal penyeberang melalui jembatan penyeberangan yang sudah dibuatkan,'' tegas dia.

Selain itu, angkudes dilarang berhenti sembarangan di badan jalan. ''Angkot harus dicarikan solusi pengaturan agar tidak macet terus-menerus,'' jelas Hamka yang menyiapkan 170 personel pada arus mudik dan balik Lebaran ini. (H14-37)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA