| Kamis, 20 September 2007 | SEMARANG |
Pencuri di Kampus Beraksi, Gasak Sepeda MotorTEMBALANG- Pencurian kendaraan bermotor di areal kampus kerap terjadi. Pelaku memilih beraksi di kampus, karena pengawasan kendaraan yang sedang diparkir agak kurang. Seperti yang terjadi di Politeknik Negeri Semarang, Rabu (19/9) siang sekitar pukul 10.30. Dua pencuri beraksi di lingkungan kampus atau tepatnya di parkiran sekitar kantin Fakultas Teknik. Seorang pencuri membawa kabur sepeda motor Yamaha Mio H-2504- HG milik seorang mahasiswi, Arumsari Wijayanti (20), yang beralamat di Jl Gondang Timur RT 4 RW 2. Pencuri lainnya sudah berhasil merusak kunci motor Honda MegaPro H-6283-PH milik mahasiswa Teknik Sipil, Tri Wahyu Widodo (21). Namun naas, ketika hendak membawa kabur barang curiannya, ternyata sepeda motor tidak bisa dihidupkan. Pencuri yang kemudian diidentifikasi bernama Suroso (28), beralamat di Peterongan Tengah RT 3 RW 1 itu ketahuan dosen dan mahasiswa sat beraksi. Ketika ditanya, bukannya menjawab, dia malah berusaha kabur. Digebuki Pelaku yang tertangkap ini kemudian digebuki massa hingga babak belur. Beruntung seorang anggota Babinkamtibmas yang sedang berpatroli melihat kejadian itu, lalu mengamankan pelaku. Di hadapan petugas, Suroso mengaku hendak mencuri motor bersama rekannya berinisial T yang tak lain keponakannya. Mereka datang ke Polines mengendarai sepeda motor Honda Kharisma B-6827-PZF. Kendaraan itu ditinggalkan di tempat parkir dan mereka pun berjalan-jalan layaknya mahasiswa. Suroso mengincar MegaPro, sedangkan T memilih mencuri Mio. Rencananya setelah mendapatkan dua motor hasil curian dan mengamankannya di suatu tempat, mereka kembali mengambil motor Kharisma yang ditinggalkan. (H23-18) |