| Kamis, 20 September 2007 | EKONOMI |
Sekilas EkonomiSmart Telecom Masuk SemarangBANDUNG-Pemain baru di pasar seluler, Smart Telecom menargetkan mampu meraih satu juta pelanggan sampai akhir tahun ini. Setelah beroperasi di dua kota besar, yakni Jakarta dan Surabaya, giliran Bandung yang dimasuki Rabu kemarin. Layanan di kawasan Semarang sendiri baru diluncurkan pada Selasa (25/9) mendatang oleh unit bisnis terbaru Sinar Mas Grup itu. Menurut Deputi CEO Smart Telecom, Djoko Tata Ibrahim, pihaknya membelanjakan modal Rp 3 triliun. BTS yang dibangun pun dikejar hingga 1500 unit untuk mempercepat penetrasi pasar di akhir 2007. "Sampai saat ini sudah 800 BTS yang on-air. Lainnya dalam proses, termasuk pembangunan BTS di kawasan selatan Jawa, seperti Cilacap dan sekitarnya. Kami serius dalam upaya meraih pasar," tandasnya. Bermain di frekuensi 1900 Mhz, Smart Telecom merupakan seluler CDMA. Diluncurkan awal September lalu, mereka tengah fokus menggarap pasar di Pulau Jawa. Mereka sendiri menargetkan mampu melayani seluruh Indonesia dalam waktu kurang dari dua tahun. (dwi-33) Harga Minyak Naik Lagi WASHINGTON-Harga minyak mentah dunia terus meroket menembus rekor terbarunya, setelah Bank Sentral AS (Federal Reserve/The Fed) menurunkan tingkat suku bunganya sebesar 50 basis poin menjadi 4,75% untuk menggairahkan perekonomian. Pada perdagangan Selasa (18/9), kontrak utama New York untuk minyak jenis light pengiriman Oktober melonjak hingga 94 sen menjadi 81,51 dolar AS per barel. Bahkan harga sempat melonjak hingga 82,16 dolar per barel. Dan pada perdagangan Rabu (19/9) di Singapura, harga minyak juga melambung hingga level 82 dolar per barel. Di London, harga minyak jenis Brent untuk pengiriman November melonjak hingga 61 sen ke level 77,59 dolar per barel. Harga minyak sudah tertekan dalam beberapa hari terakhir, menyusul makin ketatnya suplai, sementara permintaan terus meningkat. (dtc-33) |