logo SUARA MERDEKA
Line
Sabtu, 15 September 2007 OLAHRAGA
Line

Jalan Persijap Masih Berliku

JEPARA - Jalan Persijap Jepara menuju tiket Superliga 2008 masih berliku. Laskar Kalinyamat akan menghadapi pertandingan berat dalam delapan partai sisa Kompetisi Liga Djarum Indonesia 2007. Kendati begitu, Tim Kota Ukir tetap optimistis.

''Jika kami berhasil mengambil poin sempurna di semua partai kandang, kami bisa melaju ke Superliga 2008. Persijap akan berbenah serius selama latihan di masa istirahat ini,'' kata Manajer Tim Edy Sujatmiko, kemarin.

Persijap yang kini menduduki peringkat keempat di Wilayah II dengan nilai 42 hasil dari 26 pertandingan, masih menyisakan delapan partai. Tim-tim kuat sekaligus pesaing mendominasi laga sisa itu. Pertandingan berat pertama yang harus dilakoni tim yang berdiri pada 1954 ini adalah pada saat menjamu Arema Malang, 18 Oktober mendatang.

Jika upaya banding ke komisi banding PSSI yang ditempuh Persijap kandas, Kasiyadi cs harus menjalani partai kandang usiran tanpa disaksikan penonton. Ini akan menjadi pekerjaan besar tim, apalagi pertandingan digelar empat hari seusai Lebaran.

Papan Atas

Tiga partai kandang lain adalah melawan dua tim pesaing papan atas, Persipura Jayapura dan Persiwa Wamena. Dua tim Papua ini memiliki catatan cukup baik pada laga tandangnya.

Meski bermain di luar kandang, keduanya sulit dikalahkan. Persiwa berambisi memetik kemenangan selepas ditahan Persijap 1-1 di Stadion Pendidikan.

Satu pertandingan home lagi melawan Persekabpas Pasuruan. Walau berada di dasar klasemen, Laskar Kalinyamat tak bisa meremehkan tim dari Jatim tersebut.

Sementara empat pertandingan away juga terbilang berat. Kasiyadi cs harus bertandang ke Persiba Balikpapan dan PKT Bontang. Sisanya melawat ke Persiter Ternate dan Persmin Minahasa, dua tim yang sukar dijinakkan di kandang sendiri. (H15-31)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA