| Sabtu, 15 September 2007 | INTERNASIONAL |
Junta Myanmar Blokir Telepon AktivisYANGON - Junta militer Myanmar memblokir saluran telepon 50 aktivis dan organisasi, termasuk Liga Nasional Demokrasi (LND). Tindakan tersebut ditempuh untuk menghentikan gelombang protes yang sudah berlangsung sejak beberapa pekan ini. "Mereka telah memutus saluran telepon ke rumah dan ke kantor pusat organisasi kami," kata juru bicara LND Myint Thein. Beberapa aktivis mengatakan, sebanyak 50 telepon seluler dan telepon kabel diblokir. Pemblokiran itu tampaknya untuk memutus kontak dengan media asing dan kantor berita yang menyiarkan lagi berita pergerakan prodemokrasi ke Myanmar melalui gelombang radio. "Pemblokiran itu tampaknya untuk memutus jalur komunikasi antara para aktivis dan media asing. Media asing berperan penting menyebarkan pesan kelompok aktivis ke publik Myanmar," kata seorang pengamat. Media pemerintah sedang gencar memberitakan para komandan militer dan menteri kabinet berbaikan dengan para biksu Buddha di Yangon dan Mandalay. Berita itu disiarkan setelah muncul informasi bahwa para biksu berniat tidak lagi mendukung junta. Para biksu dari berbagai vihara di negeri itu geram atas peristiwa tembakan peringatan yang dilepaskan tentara saat pawai unjuk rasa para biksu di Kota Pakokku pekan lalu. Vihara-vihara sangat berperan dalam pergolakan menentang kekuasaan militer pada 1988.(rtr-gn-25) |