| Sabtu, 15 September 2007 | INTERNASIONAL |
Fukuda Diunggulkan sebagai PM JepangTOKYO - Persaingan untuk menggantikan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe, kemarin, mengerucut menjadi kontes antara anggota parlemen berusia 71 tahun, Yasuo Fukuda, dan mantan menlu Taro Aso. Fukuda muncul sebagai calon kuat setelah beberapa faksi Partai Demokrat Liberal (LDP) yang berkuasa mendukung dia. Namun Aso bertekad akan berjuang sampai akhir. Fukuda menekankan perlunya hubungan lebih baik dengan tetangga Asia. Media Jepang melaporkan pendahulu Abe, Junichiro Koizumi, mendukung Fukuda sedang jajak kantor berita Kyodo menunjukkan para pemilih yang setuju pada Fukuda sebanyak 28,1 persen dan Aso 18,7 persen. Banyak pengamat menyatakan hasil perebutan pemimpin LDP itu tampaknya satu kesepakatan, namun beberapa di antara mereka memperingatkan negara itu tetap tidak menentu menjelang pemilihan 23 September mendatang. "Saya kira LDP pada dasarnya panik dan berusaha menemukan seseorang yang bisa diterima semuanya," kata Koichi Nakano, profesor ilmu politik di Universitas Sophia Tokyo. Dia mengacu pada dukungan yang tiba-tiba menguat untuk Fukuda, politikus gaya lama yang menolak menantang Abe tahun lalu, karena usia. Nukaga Mundur Dukungan untuk Fukuda menguat setelah Menteri Keuangan Jepang Yukushiro Nukaga, kemarin, menyatakan batal mengikuti pemilihan perdana menteri Jepang mendatang, dan menyatakan mendukung Fukuda. Sementara itu, mantan menteri luar negeri Jepang yang dikenal blak-blakan Taro Aso, kemarin, mengatakan kepada para pendukungnya bahwa dia bermaksud turut ambil bagian dalam pemilihan pimpinan partai yang berkuasa, untuk menggantikan Abe, kata kantor berita Kyodo. "Saya berniat untuk mencalonkan," kata Aso sebagaimana dikutip kantor berita tersebut.(afp-niek-26) |