logo SUARA MERDEKA
Line
Sabtu, 15 September 2007 INTERNASIONAL
Line

Khamenei Yakin Bush Akan Diadili

TEHERAN - Presiden Bush suatu hari kelak akan diajukan ke pengadilan karena keterlibatannya dalam tragedi Irak, sama seperti yang dialami diktator Irak Saddam Hussein. Pernyataan bernada kecaman itu dikemukakan pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei.

Di hadapan ribuan umat saat kotbah shalat Jumat, Khamenei mengatakan Bush akan diadili untuk mempertanggungjawabkan invasi Amerika Serikat di Irak. "Suatu hari nanti, presiden Amerika itu dan para pejabatnya akan diadili di mahkamah internasional atas bencana dan tragedi yang ditimbulkannya di Irak," kata dia.

"Rakyat Amerika harus bertanya pada diri sendiri, mengapa mereka tidak mengakhiri pendudukan di Irak dan mengapa gelombang terorisme serta perlawanan begitu mencengkeram negeri itu," tambahnya. "Hal seperti itu tidak akan berlangsung selamanya dan suatu ketika mereka akan dihentikan seperti dialami oleh Hitler, Saddam, dan beberapa pemimpin Eropa lainnya."

Sedang Bingung

Khamenei mencela Amerika. Menurut dia, testimoni para petinggi AS di depan Kongres menunjukkan kelemahan dan kegagalan kebijakan Amerika. "Lebih dari empat tahun berlalu sejak pendudukan di Irak. Hari ini semua orang tahu bahwa Amerika telah gagal dan sedang bingung mencari jalan keluar," ujarnya.

Saat laporan di Kongres itu, Jenderal David Petraeus juga menuduh keterlibatan Iran melalui dukungan militer dan finansial kepada kelompok gerilyawan. Petraeus memperingatkan, Amerika sebetulnya sedang terlibat perang dengan Republik Islam itu.

Khamenei menegaskan, Iran tetap berkembang dan maju kendati mendapat sanksi Perserikatan Bangsa-bangsa karena program nuklirnya. "Situasi politik kita lebih baik ketimbang empat atau lima tahun lalu," kata dia. "Kita telah bergerak maju secara ekonomi dan kesiapan spiritual."

"Bangsa seperti kita, tanpa senjata bom atom sekalipun, telah berhasil membongkar konspirasi mereka dan memaksa mereka untuk menyerah serta mundur," tegasnya.(ap-gn-25)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA