| Sabtu, 08 September 2007 | MURIA |
WORO WORODana Perumahan Tak Sesuai AturanBLORA- Sebanyak 41 orang anggota DPRD dan dua wakil ketua periode September 2004 hingga Agustus 2005 diharuskan mengembalikan selisih dana tunjangan perumahan yang telah mereka terima. Besarnya bervariasi, mulai Rp 5.500.000-Rp 16.000.000 per orang. Pengembalian uang tersebut sebagai tindak lanjut Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK 2006 Nomor 120 a/R/XIV.YK/06/2007 tertanggal 12 Juni 2007 perihal laporan atas kepatuhan dalam kerangka pemeriksaan laporan keuangan Pemkab Blora tahun anggaran 2006. Berdasarkan LHP BPK ditemukan pembayaran tunjangan perumahan bagi anggota DPRD Rp 362.000.000 yang tidak sesuai ketentuan. (H18-76) Truk Tebu Penuhi Badan Jalan PATI- Selama musim giling di Pabrik Gula (PG) Trangkil, setiap hari banyak truk pengangkut tebu yang antre di jalan sebelah timur pabrik tersebut. Tepatnya, di jalan antara Trangkil-Guyangan dengan memanfaatkan sebagian sebagian badan jalan. Akibatnya, kata petugas lapangan Subdin Bina Marga, Dinas Permukiman dan Prasarana (Diskimpras) Kabupaten Pati, D Suwarno, deretan antrean truk itu mengganggu pengguna jalan yang melintas di jalur tersebut. "Setiap hari dereten truk itu mencapai 50 buah," kata dia. Yang merasa terganggu pengguna jalan dari arah barat ke timur dan sebaliknya. Apalagi, jika saat bersamaan harus bersimpangan dengan kendaraan lain. Kendaraan dari timur harus turun ke bahu jalan.(ad-76) Di Karimunjawa Harga Telur Rp 14.000/Kg JEPARA- Kenaikan sejumlah harga kebutuhan bahan pokok menjelang Ramadan terus terjadi. Di Desa Parang, Kecamatan Karimunjawa, kenaikan harga secara cepat terjadi dalam sepekan terakhir. Jika sebelumnya harga telur Rp 11.500/kg, maka pada Jumat (7/9) menembus Rp 14.000/kg. Itu adalah kenaikan tertinggi harga telur pada tahun 2007 ini di desa tersebut. "Kenaikan harga telur ini yang paling tinggi. Mau tidak mau kami tetap membeli karena harga para penjual di sini seperti itu harganya," kata Muarofah (35), warga Desa Parang, saat dihubungi, kemarin. Dibanding di Jepara, harga itu lebih tinggi. Di Jepara harga telur kini kokoh di posisi Rp 10.500-Rp 11.000/kg, setelah sebelumnya hanya Rp 8.500-Rp 9.000/kg. Muarofah menjelaskan, kenaikan juga terjadi pada minyak goreng, dari Rp 4.500 menjadi Rp 6.000 untuk ukuran setengah kg. Jika bawang merah di daratan Jepara Rp 5.000/kg, di Parang harganya dua kali lipat lebih tinggi. Sedangkan bawang putih naik Rp 4.000/kg, dari sebelumnya Rp 10.000/kg kini naik Rp 14.000/kg. (H15-76) Pencairan Kredit Masih Stagnan KUDUS - Sepekan menjelang puasa, Perum Pegadaian belum mendapatkan lonjakan permintaan kredit dari masyarakat. Tahun lalu, dua minggu sebelum puasa permintaan sudah naik. ''Memasuki September, masyarakat yang mengajukan malah sedikit atau bisa dikatakan stagnan. Biasanya, dua minggu sebelum puasa, ada 60-70 pengajuan setiap hari,'' kata Kepala Pegadaian, Mulyono, saat ditemui di kantornya, Jumat (7/9). Sepinya pengajuan kredit, menurut Mulyono, bukan berarti kebutuhan masyarakat menurun. Pasalnya, pengajuan kredit tahun ini meningkat justru saat memasuki bulan Agustus. ''Mereka, khususnya pada pedagang besar ternyata mengambil kredit di bulan Agustus. Bahkan sejak saya disini, permintaan bulan Agustus yang terbesar,'' ujar Mulyono.(son-76) |