| Sabtu, 08 September 2007 | MURIA |
Loncat dari Tower, TewasKUDUS- Supangat alias Ngaidi (26), penduduk RT 2 RW XI Dukuh Pendem, Desa Jepang, Kecamatan Mejobo, Jumat (7/9) siang, ditemukan tewas di bawah tower listrik di desanya. Dia terjun dari bagian tengah tower berketinggian 10 meter di sekitar kawasan pertanian desa. Ayah dua anak itu sebelumnya sering berada di tempat tersebut. Beberapa saksi yang ditemui menyatakan, yang bersangkutan sering terlihat sebagai orang yang mengalami gangguan mental. Pada saat musibah berlangsung, di sekitar tempat kejadian perkara (TKP) banyak pembuat batubata. Namun, mereka tidak mengetahui saat korban memanjat tower itu. Salah seorang saksi, Karji, mengaku tidak tahu kalau anak ketiga dari pasangan Darji dan Ngaini itu nekat melakukan perbuatan tersebut. Setelah melihat Supangat berada di bagian tengah tower 603 A itu, sejumlah warga berupaya untuk mendekat. Ketinggian penyangga kabel listrik hingga puncak mencapai 20 meter lebih."Namun, sebelum mendekati puncak tower, korban sudah loncat," ungkapnya. Usai meloncat, tubuh korban tidak langsung menyentuh tanah. Dia tersangkut di besi penyangga tower."Korban hanya mengenakan celana dalam warna merah saja," jelasnya. Kejadian tersebut segera dilaporlan ke pihak yang berwajib. Tak berapa lama kemudian, Unit Identifikasi Polres Kudus datang ke tempat kejadian perkara untuk mengumpukan barang bukti dan keterangan. Aiptu Supriyanto, Kanit Identifikasi Polres Kudus yang datang melakukan olah TKP, mengatakan, hasil pemeriksaan sementara dan keterangan saksi-saksi, tidak ditemukan adanya tanda-tanda penganiayaan. "Dari hasil pemeriksaan dan olah TKP, diduga korban meninggal karena bunuh diri," tegasnya. (H8-76) |