logo SUARA MERDEKA
Line
Sabtu, 08 September 2007 INTERNASIONAL
Line

LINTAS JAGAT

Dulmatin di Malaysia

KUALA LUMPUR - Sejumlah pejabat tinggi, kemarin, membantah berita bahwa Dulmatin bersembunyi di Malaysia setelah melarikan diri dari operasi militer besar-besaran di Filipina selatan. Dulmatin adalah anggota kelompok garis keras yang paling dicari di Asia Tenggara sehubungan dengan serangan bom-bom di klub-klub malam di Bali pada 2002, yang menewaskan 202 orang.

Suratkabar Filipina Star, mengutip sumber-sumber yang layak dipercaya di Indonesia, memberitakan Dulmatin, yang kelahiran Indonesia, bersembunyi di sebuah pulau lepas pantai sebuah negara bagian Malaysia di Kalimantan. Namun pihak berwenang di Negara Bagian Sabah, yang berbatasan dengan Filipina, menyatakan yakin Dulmatin tetap berada di Filipina atau melarikan diri ke Sulawesi.

''Tidak ada jalan bagi Dulmatin untuk bisa berada di pulau-pulau kami. Laporan-laporan intelijen kami terbaru menunjukkan dia masih berada di Filipina selatan atau Sulawesi,'' kata kepala kepolisian Sabah Nur Rashid Ibrahim kepada AFP.(ant-26)

26 Jarum dalam Tubuh

BEIJING - Kecewa punya cucu perempuan, pasangan kakek-nenek tega menyakiti si cucu. Mereka dikabarkan menusukkan sejumlah jarum ke dalam tubuh perempuan itu saat dia lahir. ''Kami mengira kakek-nenek saya melakukannya karena mereka menginginkan seorang cucu laki-laki namun karena keduanya telah meninggal maka kami tidak menemukan jawaban teka-teki itu,'' kata wanita yang menjadi korban jarum itu, Luo Cuifen, seperti dikutip harian Beijing Morning Post. Luo (29), seorang petani dari Provinsi Yunnan, mengatakan sedikitnya dua buah jarum telah ditarik keluar dari luka di bagian perutnya saat dia masih kanak-kanak.

''Masih ada sekitar 26 jarum di dalam tubuh saya yang kemungkinan ditusukkan tiga hari setelah saya lahir dan menetap di dalam tubuh saya selama ini,'' jelasnya. Namun dia tidak menjelaskan bagaimana dia dapat mengetahui hal itu secara tepat.

Pekan depan Luo akan menjalani tindakan bedah yang dilakukan secara gratis oleh tim dokter. Luo khawatir nyawanya terancam kalau para dokter tidak segera melakukan sesuatu.(ant-26)

Resmi Jadi Tersangka

LISABON - Ibu dari seorang balita Inggris, Madeline McCan (4), kemarin secara resmi dinyatakan sebagai tersangka, kata juru bicara keluarga tersebut. Madeline dinyatakan hilang di Portugal sejak Mei lalu.

Perubahan sikap dalam penyidikan itu dilakukan setelah pihak berwenang memperoleh bukti forensik dari apartemen tempat keluarga McCann berlibur di Algarve. Di apartemen itu, Madeline menghilang pada 3 Mei lalu.

Sejak itu, orang tua Madeline melakukan kampanye terus-menerus untuk menarik perhatian atas kasus itu dan memperoleh simpati besar di seluruh Eropa. Mereka juga bertemu Paus Benediktus di Roma. Paus memberikan doa dan berkahnya bagi Madeline sambil membawa foto gadis kecil itu beberapa pekan setelah dinyatakan hilang.

''Dia (ibu Madeline) secara resmi dinyatakan sebagai tersangka dalam kasus itu,'' kata Justine McGuinnes, juru bicara keluarga McCann.

Kamis lalu, Kate McCann (ibu Madeline) dimintai keterangan oleh polisi setempat, selama kurang lebih 11 jam di kantor polisi di Algarve.Suami Kate, Gery, juga akan dimintai keterangan oleh polisi dalam waktu dekat.

Seorang pria berkebangsaan Inggris yang tinggal di Praia da Luz selama ini diidentifikasi polisi sebagai satu-satunya tersangka dalam kasus itu dan rumah pria tersebut telah diperiksa .(rtr-niek-26)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA