| Rabu, 29 Agustus 2007 | SEMARANG |
Dokter Perlu Banyak Lakukan PenelitianSEMARANG- Seorang dokter perlu melakukan banyak penelitian. Melalui penelitian, dokter akan lebih mengetahui permasalahan yang sebenarnya, bukan sekadar mengetahui. "Dengan begitu para dokter dituntut untuk memecahkan persoalan yang ada,'' kata dokter praktik RSUP Dr Kariadi Prof Dr dokter Darmono, Selasa (28/8) di ruangannya. Penelitian yang dibuat, kata dia, hendaknya dipresentasikan di hadapan dokter-dokter lain. Banyak manfaat yang bisa diambil dari presentasi itu. "Dokter yang lain bisa mendapat tambahan pengetahuan dari situ,'' imbuh dia. Melihat pentingnya pemaparan itu, maka presentasi menjadi salah satu kegiatan yang mengisi Pertemuan Ilmiah Tahunan Nasional I Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (Papdi) Cabang Semarang, selama tiga hari. Acara akan berlangsung mulai Jumat (31/8) hingga Minggu (2/9) di Hotel Patra Semarang. "Ada puluhan karya ilmiah dokter yang akan disajikan,'' jelasnya. Pertemuan ilmiah itu, menurut ketua panitia kegiatan dokter Mika L Tobing, akan membahas banyak hal. Di antaranya masalah yang terkait dengan HIV. Saat ini para pengidap virus tersebut masih bingung ke mana harus memeriksakan diri. "Saat ini penderita memeriksakan diri berdasarkan gejala yang dirasakan. Tidak menutup kemungkinan mereka akan memeriksakan diri ke dokter spesialis telinga, hidung, dan tenggorokan mengingat radang tenggorokan yang mungkin muncul,'' tuturnya. Untuk itu, menurut dia, para dokter harus benar-benar mengetahui gejala yang ada pada penderita HIV/AIDS. Dengan begitu dapat ditentukan penanganan yang tepat. (H31-62) |