logo SUARA MERDEKA
Line
Rabu, 29 Agustus 2007 INTERNASIONAL
Line

LINTAS JAGAT

Truk Terguling, 72 Tewas

NAIROBI - Kecelakaan maut menimpa para prajurit Uganda beserta keluarganya. Truk besar yang mereka tumpangi menabrak sebuah pembatas beton di wilayah timur negara itu. Sebanyak 72 orang tewas dan 41 lainnya terluka. Sebagian besar korban tewas adalah prajurit, dan sebagian besar korban luka dalam kondisi parah. Jumlah korban tewas dalam kecelakaan truk yang mengangkut prajurit dan keluarga mereka itu merupakan salah satu yang tertinggi yang dialami militer Uganda pada masa damai. "Mereka diangkut truk gandeng untuk pindahan dari markas lama di Uganda timur. Tidak ada yang lolos selamat dalam musibah itu," kata juru bicara militer Mayor Felix Kulayigye. Sebanyak 57 prajurit dan 13 istri serta dua anak mereka yang naik truk tersebut tewas dalam kecelakaan Minggu larut malam di kawasan perbukitan timur Uganda itu.

Surat kabar pemerintah New Vision mengatakan, kecelakaan itu terjadi di Desa Kapchogo dekat Gunung Elgon, yang membentang di perbatasan dengan Kenya. Surat kabar itu mengutip Kepala Kepolisian Kapchorwa Nicholas Ngonzi, yang mengatakan, rem truk itu tidak berfungsi ketika kendaraan tersebut melaju di jalan menurun di perbukitan.(rtr-gn-25)

SM/afp

BAHAS ISU POKOK:PM Israel Ehud Olmert (kanan) dan Presiden Palestina Mahmud Abbas membahas isu-isu pokok sampai berdirinya satu negara Palestina, dalam perundingan dua jam di kediaman resmi Olmert di Jerusalem, kemarin.(26)

Menteri Pakistan Mundur

ISLAMABAD - Seorang menteri kabinet mengundurkan diri, memprotes rencana Presiden Pervez Musharraf untuk tetap menjadi panglima militer, kata media pemerintah, kemarin. Ishaq Khan Khakwani, Menteri Negara urusan Teknologi Informasi,mengatakan,"Saya membuat keputusan ini demi kepentingan Presiden Musharraf bahwa dia ikut pemilihan presiden itu atas dasar penampilannya setelah melepaskan seragam militer," kata media pemerintah mengutip pernyataannya.

Musharraf, yang merebut kekuasaan dalam kudeta militer tidak berdarah tahun 1999, ingin dipilih kembali sebagai presiden dengan tetap memegang jabatan militer dalam pemilihan nasional dan provinsi antara pertengahan September dan pertengahan Oktober.(ant-26)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA