| Rabu, 29 Agustus 2007 | BANYUMAS |
Petugas Parkir Minta Diikutkan AsuransiPURWOKERTO- Petugas parkir Kabupaten Banyumas minta diikutkan asuransi tenaga kerja. Alasannya, mereka merasa bekerja di sektor berisiko tinggi. Hal tersebut mengemuka saat digelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Perparkiran di kantor Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Banyumas, Selasa (28/8). Kegiatan itu diikuti 250 petugas parkir. Adapun jumlah petugas parkir secara keseluruhan, 331 orang. Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Perparkiran, Sarno Raharjo mengatakan, keinginan juru parkir itu belum tentu disetujui sebagian besar anggota. Jika memang diperlukan, pihaknya akan mempertemukan petugas parkir dan pihak asuransi. "Jika para petugas memang ingin diikutkan asuransi tenaga kerja, tentunya hal itu bisa diwujudkan," katanya. Bimtek yang bertujuan meningkatkan kinerja petugas parkir itu, kata dia, dilaksanakan setiap tahun. Hal ini dilakukan untuk mendukung meningkatnya kinerja tukang parkir di lapangan. Peningkatan pendapatan parkir, ungkapnya, cukup pesat. Tahun lalu, jumlah pendapatan sebesar Rp 421 juta, melebihi target yang ditentukan, Rp 417 juta. Adapun tahun ini, target ditingkatkan menjadi Rp 422 juta. Menurutnya, angka itu berasal dari pembagian, 60% untuk petugas parkir dan 40% masuk kas daerah yang disetorkan melalui UPT Perparkiran. (J2-75) |