logo SUARA MERDEKA
Line
Selasa, 28 Agustus 2007 PANTURA
Line

KELILING pantura

Dimutasi, Tujuh Guru Protes

PEKALONGAN - Sebanyak tujuh guru dari sebelas guru SMP dan SMK Negeri di Kota Pekalongan protes ke Pemkot berkaitan dengan mutasi yang ditandatangani Sekda Masrof SH, 30 Juli lalu.

Mereka meminta bantuan PGRI untuk menindaklanjuti mutasi itu yang dinilai tidak ada alasan jelas dan tidak memperhatikan kompetensi guru dan spesifikasi sekolah.

Surat yang dikirimkan ke PGRI tertanggal 17 Agustus itu, juga ditembuskan ke Wali Kota, Dinas Pendidikan, Ketua DPRD, Ketua PGRI Jateng dan LKBH PGRI Provinsi Jateng.

Tujuh guru yang protes itu, Dra MV Widi Hastuti, Dra Lestari Widiastuti, dan Dra Eni Purwaningrum, ketiganya guru SMKN 1. Empat lainnya, Isniharsih Feriany SPd (guru SMKN 3), Susiyanto SPd (guru SMP 17), Lilis Suryani SPd (guru SMK3), dan Duhita Zahra SPd (guru SMPN 1).(A15-61)

Warga Getas Protes Limbah Jins

KAJEN- Puluhan warga Desa Getas, Kecamatan Wonopringgo, Kabupaten Pekalongan, Minggu (26/8) sore berunjuk rasa di balai desa. Mereka menuntut penyelesaian masalah pembuangan limbah pencucian jins dan pembebasan empat warga yang ditangkap aparat dalam demo sebelumnya, Sabtu (14/7) lalu.

Warga tiba di balai desa sekitar pukul 16.00. Massa kemudian berorasi sembari membentangkan sejumlah spanduk dan menumpahkan contoh air sumur yang berwarna hitam akibat tercemar limbah di lantai kantor balai desa.

Kepala Desa Getas, Khaerudin juga meminta polisi membebaskan empat warganya. Sebab, mereka memiliki keluarga yang butuh dinafkahi. Dia menambahkan, usaha milik Asmudin belum meminta izin pemerintah desa.

Asmudin ketika hendak dikonfirmasi tidak berada di pabriknya sejak Minggu hingga kemarin. Ketika hendak ditemui di rumahnya, dia juga tidak ada. (H26,J17-65)

Hari Ini, 12.000 Kg Beras Gratis Dibagikan

TEGAL- Sebanyak 12.153 kilogram beras gratis (rastis) bagi warga miskin di Kota Tegal, Selasa (28/8) hari ini, akan dibagikan. Beberapa waktu lalu pembagian rastis itu mengalami masalah karena kualitas beras yang didistribusikan oleh rekanan tidak sesuai spesifikasi. Akibatnya, beras ditolak. Pemkot pun meminta rekanan menggantinya.

Kepala Dispermas KB Susana Widya Wati mengatakan, dari hasil pemeriksaan tim Panitia Pemeriksa Kegiatan (P2K), beras gratis yang didistribusikan rekanan kali ini sudah sesuai spesifikasi. Yakni, jenis IR 64 kualitas III. Karena itu, beras kini siap dibagikan kepada warga yang berhak.

"Pembagian kami laksanakan serentak besok (hari ini-Red) di 27 kelurahan. Secara simbolis, wali kota akan membagikan beras di Kelurahan Debong, Kecamatan Tegal Barat," ujarnya. (H38-65)

Pjs Kades Dilaporkan ke Polisi

BATANG - Pejabat sementara (Pjs) Kades Gombong, Kecamatan Subah, Batang, Bejo Intrisno dilaporkan ke polisi. Dia diduga memalsu tanda tangan Pelaksana tugas harian (Plt) Kepala Dinas Pendidikan maupun stempel.Pemalsuan itu dilakukan dalam surat keterangan ujian Kejar Paket B.

"Surat keterangan itu penuh kejanggalan. Misalnya, nomor surat 005. Padahal, angka itu menunjukkan kalau undangan. Tanda tangan Kepala Dinas Pendidikan H Priyodigdo SE MM juga jauh berbeda,"ujar Suyoso, pelapor saat ditemui di Polres, kemarin.

Bejo Intrisno ketika dikonfirmasi menyatakan, dia mendapatkan surat keterangan itu dari seorang oknum. Sebenarnya, ia sudah meragukan keasliannya namun dikatakan oleh oknum tersebut kalau surat itu sudah sah. "Saya sudah merasa janggal dan sudah melaporkan ke Kapolsek maupun Camat. Surat itu memang saya jadikan persyaratan untuk mendaftar sebagai balon kades."

Dia akan melaporkan oknum itu ke polisi karena telah mencoreng namanya. "Nanti pada saatnya saya akan menjelaskan siapa oknum itu. Yang jelas, saya akan mengundurkan diri dalam pencalonan kades,"tandasnya.(ar-61)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA