PSSI Jateng Terbaik dalam Smart Card

SEMARANG- PSSI Jateng menjadi pengurus daerah yang paling aktif dalam pemberlakuan smart card, sehingga dijadikan pilot project nasional oleh PSSI. Smart card adalah kartu identitas yang wajib dimiliki oleh para insan sepak bola -wasit, pemain, pelatih, ofisial, pengawas pertandingan, dan inspektur wasit- di seluruh Indonesia.

Tujuan pengadaan smart card, yang mulai berlaku tahun ini, adalah untuk membuat bank data tentang sepak bola di Tanah Air yang selama ini nyaris terabaikan.

Penyerahan penghargaan dan dana kompensasi dari PSSI akan dilakukan Rabu (29/8) besok di Gedung M Ikhsan Balaikota Semarang, bersamaan dengan pelantikan 24 Pengurus Cabang (Pengcab) PSSI se-Jateng. Penghargaan rencananya akan diserahkan sendiri oleh Ketua Umum PSSI Nurdin Halid.

"Ya, kita memang dinilai sebagai yang terbaik oleh PSSI Pusat dibanding pengda lain se-Indonesia dalam penerapan smart card. Kita sudah menyerahkan data smart card ini ke PSSI sejak beberapa waktu lalu. Informasi yang kita terima dari PSSI, jumlah data (smart card-red) yang kita kumpulkan paling besar," kata Sekum PSSI Jateng, Johar Lin Eng, kemarin.

Lima Pengcab

Menurut Johar, langkah cepat PSSI Jateng mengumpulkan data tentang insan sepakbola bukan karena mengejar penghargaan PSSI tersebut. "Kita ingin menegakkan aturan main saja. Karena dalam peraturan organisasi PSSI mengharuskan ada smart card, kita terapkan itu. Lagipula hasilnya memang bagus. Kita jadi punya data lengkap tentang insan sepakbola di provinsi ini," tambahnya.

Pada 30 Oktober 2006, PSSI memang mengeluarkan aturan baru tentang smart card ini. Dalam aturan No 03/PO-PSSI/X/2006 itu, PSSI mewajibkan semua insan sepakbola memiliki smart card untuk memudahkan pembuatan bank data sepakbola nasional.

Selain hampir menuntaskan program smart card, PSSI Jateng juga telah menyelesaikan musyawarah cabang (muscab) PSSI kota/kabupaten. Hingga Agustus ini, hanya tersisa lima pengcab yang belum melaksanakan muscab, yakni Banyumas, Kota Tegal, Brebes, Boyolali, dan Sragen.

Enam pengcab sudah dilantik tiga bulan silam, yakni Kota Semarang, Klaten, Wonogiri, Sukoharjo, Salatiga, dan Solo.

Sebanyak 24 pengcab lain akan dilantik serentak di Balaikota Semarang, Rabu besok pukul 10.00. Johar mengharapkan minimal pengcab diwakili oleh 15 pengurusnya.

Pelantikan akan dihadiri pula oleh Gubernur dan Ketua KONI Jateng. (F3-40)


HexWeb XT DEMO from HexMac International