logo SUARA MERDEKA
Line
Selasa, 28 Agustus 2007 NASIONAL
Line

Mardiyanto Belum Dihubungi Istana

SRAGEN- Gubernur Jateng H Mardiyanto, hingga pukul 21.00 semalam, mengaku belum dihubungi pihak Istana Negara terkait dengan kabar penunjukan dirinya sebagai Mendagri. Ketika ditemui wartawan menjelang pembukaan MTQ Pelajar Ke XXIII di Sragen, Senin (27/8), orang nomor satu di Jawa Tengah itu mengakui belum menerima kabar apa pun dari Istana Negara.

''Itu terserah Bapak Presiden. Saya berkali-kali mengatakan, bahwa itu hak prerogatif presiden,'' tutur Mardiyanto didampingi Bupati Sragen H Untung Wiyono di Sragen.

Menanggapi nama Mendagri baru yang akan akan diumumkan Selasa ini (28/8), Mardiyanto mengaku tidak pernah berangan-angan atau apalagi meminta-minta (jabatan) itu.

''Kalau saya mengatakan siap itu karena saya menyadari itu (mendagri) suatu pekerjaan berat saya, memikul suatu amanah suatu pekerjaan besar untuk bangsa dan negara karena kewajiban bagi warna negara untuk bisa melaksanakan.'' tutur Gubernur.

Dia mengimbau pernyataannya jangan dipotong langsung. ''Kalau siap itu berarti menyadari adanya tugas yang besar dan berat,'' tambahnya.

Demo Biasa

Menanggapi aksi demo yang mempermasalahkan dia sebagai salah satu calon Mendagri, Mardiyanto menilai itu biasa.

Sebelumnya, puluhan mahasiswa Aliansi Mahasiswa Peduli Bangsa (AMPB) melakukan aksi unjuk rasa di depan kantor Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) di Jalan Veteran III, Jakarta Pusat.

Mereka menuntut Wantimpres tidak menunjuk Gubernur Jawa Tengah Mardiyanto sebagai Mendagri menggantikan M Ma'ruf, karena masih terlibat dalam kasus korupsi.

Menanggapi itu, Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) mengatakan penunjukan pengganti M Ma'ruf hak prerogatif Presiden.

"Sepenuhnya hak prerogatif presiden," kata Ketua Wantimpres Ali Alatas.

Wantimpres tidak diperbolehkan memberikan keterangan kepada masyarakat melalui media massa. Namun, Ali berjanji akan meneruskan aspirasi mahasiswa kepada Presiden SBY. (nin, A20,dtc-77)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA