| Selasa, 28 Agustus 2007 | NASIONAL |
Sebulan, 21 Orang Positif HIV/AIDSMALANG- Jumlah penderita HIV/AIDS semakin hari semakin mencengangkan. Berdasarkan data di Poli VCT Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang, selama Juli diketemukan 21 orang positif menderita HIV/AIDS. Jumlah itu, menurut Ketua Tim Penanganan HIV/AIDS RSSA Malang, dokter Gatoet Ismanoe, merupakan hasil dari pemeriksaan secara intensif terhadap 84 orang dengan rusiko tinggi tertular HIV/AIDS. Pada Juli, 84 orang diperiksa di Poli VCT, 74 di antaranya penderita baru dan 10 sisanya penderita lama. Dari 74 penderita baru itu, 21 di antaranya dinyatakan positif mengindap HIV/AIDS. Mereka sudah mendapatkan pengobatan intensif dari tim dokter RSSA Malang. Menurut Gatoet mereka diberi Anti Retro Viral (ARV), obatan-obatan untuk Insfeksi Oportunistik (IO), dan obat-obatan untuk Insfeksi Menular Seksual (IMS). Berdasarkan data di RSSA Malang, sejak berdirinya poli VCT RSSA Malang tahun 2005, tercatat 321 orang dinyatakan positif terkena HIV/AIDS, dan 28 di antaranya meninggal. Selama ini pemeriksaan masih sebatas orang-orang yang berisiko tinggi terkena HIV/AIDS, seperti pengguna IDU, PSK, waria, dan gay. "Apabila pemeriksaan didasarkan pada populasi, jumlahnya kemungkinan akan semakin bertambah besar" ujar Gatoet. Proses pemeriksaan selalu dibarengi konseling tiga tahap, yakni prapemeriksaan, pascapemeriksaan, dan prapengobatan. Selama ini, untuk meningkatkan daya tahan dan kekebalan tubuh dari para pasien penderita HIV/AIDS, tergantung kepada konsumsi ARV. Kebutuhan ARV masih disuplai oleh pemerintah, sehingga biayanya menjadi cukup ringan. Saat ini, pasokan ARV aman, mengingat RSSA Malang menjadi salah satu rumah sakit rujukan pasien HIV/AIDS.(jo-77) |