SM/Muhammadun Sanomae SERANGAN: Penyerang Persijap Ahmad Mahrus Bahtiar beradu cepat dengan gelandang Pelita Jaya, Luis Vagner, pada pertandingan pertama babak 16 besar Copa Dji Sam Soe Indonesia di Stadion Kamal Djunaidi, kemarin. Persijap menang 1-0. (40) |
|
JEPARA- Persijap Jepara menang 1-0 atas Pelita Jaya Purwakarta pada pertandingan pertama Copa Dji Sam Soe Indonesia di Stadion Kamal Djunaidi, sore kemarin. Gol kemenangan dicetak Leandro Braga menit ke-82.
Hasil itu menjadi bekal penting bagi Laskar Kalinyamat untuk menghadapi pertandingan leg kedua di Stadion Mulawarman Purwakarta, Oktober mendatang.
Braga memecah kebuntuan melalui gol dari tendangan bebas. Kiper Pelita Dian Agus tak bisa menjangkau bola yang mengarah ke tiang jauh sudut kiri gawangnya. Itu merupakan gol kedua Braga di ajang copa, menambah koleksi delapan golnnya di pentas liga. Dian Agus adalah salah satu kiper andalan Persijap musim 2006.
Pelatih Yudi Suryata menyambut gembira kemenangan timnya. Saat jumpa pers Yudi mengecup pipi kanan pelatih Pelita, Fandi Ahmad. Pada 1982-1983, Yudi yang berperan sebagai stoper dan Fandi sebagai striker, sama-sama membela Niac Mitra Surabaya.
Ketika itu Niac menjadi juara di kompetisi Galatama. Fandi adalah pemain asal Singapura dan musim ini melatih Pelita. Yudi yang berusia 53 tahun, lima tahun lebih tua dari Fandi. Keduanya belum pernah bertatap muka selama 24 tahun.
''Selama 24 tahun kami berpisah dan kini bertemu sebagai pelatih. Tentu ini mengasyikkan,'' kata Yudi usai mengecup rekannya. Fandi membalas dengan pelukan hangat.
Pertahankan Rekor
Kemenangan kemarin melanjutkan rekor tak terkalahkan Persijap di kandang, baik di ajang copa maupun liga. Kedua tim menampilkan pertandingan menarik pada babak pertama. Kedua tim sama-sama bermain terbuka dan saling menyerang. Sebelum terjadi gol, Persijap mendapatkan dua peluang melalui gocekan Braga dan tendangan menyusur Fakhrudin.
Pada babak kedua, Persijap tampil kendor sehingga tim lawan yang dimotori Boubacar Keita mengendalikan permainan. Yudi memasukkan Ahmad Mahrus Bahtiar menggantikan Komang Adnyana untuk kembali menghidupkan serangan. Pelanggaran Keita kepada Bahtiar di dekat kotak penalti berbuah tendangan bebas, dan menghasilkan gol bagi Persijap.
''Persijap bermain cepat di babak pertama, kami bisa membendungnya. Kami tampil baik di babak kedua, tapi gol itu mematahkan perlawanan kami,'' kata Fandi Ahmad.
Manajer Persijap Edy Sujatmiko menegaskan target timnya adalah meraih prestasi terbaik di turnamen ini. ''Kami akan terus mengincar kemenangan di setiap pertandingan untuk mencapai hasil terbaik di Copa Indonesia,'' kata dia.
Persijap kini konsentrasi pada pertandingan liga melawan Persis Solo di Stadion Manahan, Sabtu (1/9) mendatang. (H15,J4,J18,kar-40)