| Selasa, 28 Agustus 2007 | MURIA |
WORO WOROPNS dan Pelajar DiraziaREMBANG - Tujuh pegawai negeri sipil dan enam pelajar kemarin pagi terjaring razia penegakan disiplin yang dilaksanakan oleh Satpol PP dan tim gabungan penegakan peraturan daerah. Tim bergerak ke sejumlah sasaran sekitar pukul 08.00. Di sekitar Pasar Kota dan bekas stasiun, tim menemukan tujuh PNS yang sedang belanja dan tidak membawa surat izin keluar dari instansi terkait. Tim kemudian mendata dan mencatat tujuh nama PNS yang terjaring razia itu. Setelah melakukan razia PNS, tim yang dibagi dalam dua regu itu kemudian menyusuri warung-warung kopi di seputar Kecamatan Kota. Di sebuah warung kopi dekat perempatan Jalan Sutomo, tim berhasil menemukan empat pelajar yang sedang ngopi dengan memakai seragam sekolah. Di Desa Kabongan Kidul, petugas memergoki dua orang pelajar yang tengah ngopi di warung. (H19-76) Haji Wajib Pakai Seragam BLORA - Seperti tahun lalu, para calon haji Blora akan menerima bantuan seragam dari Pemkab. Rencananya, tiap orang mendapat jatah dua bahan baju. Kelak, seragam baju itu wajib mereka kenakan pada setiap kegiatan ibadah. Kepala Depag Blora Drs H Surandim Achmad SH MSi melalui Kepala Urusan Haji dan Umrah Drs H Dwiyanto, kemarin, mengemukakan, seperti tahun lalu ada kebijakan pemerintah, tidak saja asal Blora tetapi dari seluruh Indonesia, wajib mengenakan seragam selama menunaikan ibadah haji di Makkah ataupun Madinah. Secara nasional, ungkap Dwiyanto, seragam tersebut berwarna sama, yaitu hijau telur. Mengenai bawahan, terserah kepada tiap calon haji. (ud-69) Petani Tunggu Bantuan Benih JEPARA - Program bantuan benih dari Departemen Pertanian (Deptan) Pusat untuk Kabupaten Jepara senilai lebih kurang Rp 3 miliar disambut baik petani. Namun karena terkendala sistem pengadaannya, beberapa waktu tertunda. Terkait dengan pelaksanaan lelang terbuka proyek pengadaan benih tersebut dan proyek pengadaan benih jagung yang diulang, petani saat ini sangat menunggu realisasi bantuan benih yang bermuara pada swasembada pangan nasional itu. Pernyataan tersebut disampaikan Ketua Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kabupaten Jepara Solikin, Minggu (26/8). ''Kami berharap, Dinas Pertanian dan Peternakan (Distannak) segera merealisasikan bantuan benih tersebut karena ribuan petani di Jepara sangat terbantu dengan program itu,'' ujarnya. (J4-69) |