| Selasa, 28 Agustus 2007 | EKONOMI |
Telkomvision Targetkan 1.000 Pelanggan di JatengSEMARANG- Meski baru dua minggu melakukan re-launching di Jateng dan DIY, pelanggan televisi berbayar Telkomvision sudah mencapai 400 pelanggan. Hingga akhir tahun ini, jumlah pelanggan dari anak perusahaan PT Telkom ini ditarget 1.000 pelanggan. ''Kami optimistis target ini bisa tercapai mengingat potensi di Jateng ini sangat besar, apalagi dengan sistem pra bayar dengan harga terjangkau mulai Rp 30.000,'' jelas Mustofa, Area Manager Telkomvision Jateng & DIY, kemarin. Mengenai penguasan hak siar Liga Inggris yang kini dimiliki oleh operator televisi berbayar lain, ia menyatakan tidak terlalu berpengaruh terhadap target maupun bisnis dari Telkomvision. Sebab, selain memiliki segmen tersendiri, masih banyak tayangan pilihan lain mulai film hingga berita yang diminati. Meski demikian, Mustofa menggarisbawahi, monopoli hak siar liga Inggris oleh satu perusahaan tersebut akan menghilangkan hak publik menikmati siaran olahraga karena harus membayar dalam jumlah tertentu untuk berlangganan. Selain itu, perlu diperhatikan pula kemampuan teknisnya dalam menjangkau seluruh wilayah Indonesia. Dalam kondisi begini, menurutnya, pemerintah harus bertindak. Sebab intervensi negara terhadap pasar menjadi suatu keharusan. ''Bila dalam rangka kompetisi kembali mengulang praktik memonopoli hak siar, masyarakat yang tidak sanggup membayar biaya berlangganan akan terpinggirkan.'' Ia menyatakan penataan harus dilakukan guna pemerataan dan keadilan terkait dengan hak publik untuk menikmati informasi.(G2-59) |