SUARA MERDEKA
 
INDEKS WACANA Sabtu, 25 Agustus 2007

Sungguh ironis kenyataan yang dihadapi di negara sedang berkembang seperti Indonesia. Pada masa lalu kita terpaksa banyak berutang ke luar negeri karena sumber dana domestik yang sangat terbatas. Sekarang ketika dana mulai berkecukupan ternyata problemnya justru bagaimana menyalurkannya untuk kegiatan produktif khususnya di daerah. Apa yang salah pada praktek manajemen pemerintahan kita sehingga terjadi sebuah ironi besar. Pada saat infrastruktur di daerah sering dikeluhkan sangat kurang ternyata dana yang menumpuk di bank mencapai puluhan triliun rupiah. Pasti ada yang keliru sehingga perlu pembenahan.

Presiden Venezuela Hugo Chavez dikenal luas sebagai pemimpin Amerika Latin paling anti-Amerika Serikat setelah pemimpin Kuba Fidel Castro. Dia terang-terangan menunjukkan bahwa negaranya, juga kawasan Latin lainnya, tidak sudi diatur oleh negara adikuasa tersebut. Sikapnya itu mendapat dukungan bukan saja dari rakyatnya, tetapi juga kebanyakan negara di Amerika Tengah dan Selatan. Negara-negara di belahan lain dunia pun mengidolakannya. Dia menjadi ikon penentang Washington ketika AS semakin mau menang sendiri dan merasa boleh mengobok-obok negara lain setelah Perang Dingin berakhir.

PRO dan kontra mengenai calon perseorangan dalam pemilihan umum (pemilu) terus menggelinding. Masyarakat mendesak pemerintah untuk segera mengeluarkan aturan pelaksanaannya. Terlepas dari pro dan kontra itu, yang jelas calon perseorangan bakal dibolehkan ikut pemilu seperti diputuskan oleh Mahkamah Konstitusi (MK).

PEMUDA hakikatnya adalah kekuatan masyarakat yang siap menghadapi imperatif perubahan. Karena, suka atau tidak suka, dirancang atau tidak, perubahan akan dihadapinya. Ada dua pilihan bagi pemuda dalam menghadapi imperatif perubahan tersebut. Pertama, membiarkan perubahan itu terjadi sesuai dengan kondisinya dan menerima saja akibat perubahan tersebut.

KEBUTUHAN konsumsi gula nasional semakin meningkat dari tahun ke tahun. Selama ini kebutuhan tidak bisa dipenuhi oleh kapasitas produksi pabrik gula nasional yang semakin menurun. Tahun 2007 diperkirakan kebutuhan konsumsi gula nasional mencapai angka 3,75 juta ton. 

PADA dasarnya nasionalisme mempunyai dua unsur. Pertama, kesadaran akan persatuan dan kesatuan bangsa yang terdiri atas banyak suku, etnis, dan agama. Kedua, kesadaran bangsa dalam menghapus penjajahan dan penindasan dari Bumi Indonesia.

SUMPAH Pemuda 28 Oktober 1928 merupakan embrio nasionalisme Indonesia, dengan pemahaman yang komprehensif dan makna makronasionalime. Dalam proses perjuangan menuju pintu gerbang kemerdekaan, founding father kita Soekarno, Hatta, dan lain-lain merakit nasionalisme dengan penuh semangat antiperpecahan.

Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan kegiatan intrakurikuler yang memadukan dharma pendidikan/pengajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Tapi bagaimana efektivitasnya, terutama bagi masyarakat pedesaan? KKN dilaksanakan secara lintas sektoral dan interdisiplin oleh mahasiswa, dengan bimbingan dosen. Kegiatan ini untuk mempraktekkan beberapa teori yang diperolehnya di bangku kuliah, sekaligus memverifikasinya dengan fakta di masyarakat.

KONGRES Nasional Ke-2 Asosiasi Psikologi Islami (API) baru saja usai. Even yang digelar di Fakultas Psikologi Unissula Semarang, 4-5 Agustus lalu, itu berjalan sukses. Banyak acara diadakan selama kongres berlangsung.

SK Gubernur Jawa Tengah No 895.5/01/2005 tanggal 23 Februari 2005 tentang Kurikulum Muatan Lokal Wajib Bahasa Jawa di SD sampai SMA/SMK benar-benar ampuh.

Sebagai seorang simpatisan golput saya mendukung dan salut atas keputusan Mahkamah Konstitusi. Lembaga ini telah memberi warna baru dalam kancah perpolitikan di negeri ini dengan melegalkan calon independen untuk pencalonan gubernur maupun wali kota. Dengan begitu keinginan rakyat yang alergi terhadap partai sedikit banyak terakomodasi.

  Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA