| Sabtu, 25 Agustus 2007 | INTERNASIONAL |
ASEAN Rancang Komunitas EkonomiMANILA - Para menteri ekonomi negara-negara ASEAN Jumat kemarin menyepakati rancangan pembentukan zona perdagangan bebas Komunitas Ekonomi ASEAN, yang bakal diwujudkan secara penuh pada 2015. Para menteri mengingatkan, zona perdagangan bebas bukan resep ajaib yang bisa mengubah blok itu tiba-tiba hidup sejahtera seperti dalam kisah Cinderella. Meskipun investasi asing mencapai rekor tertinggi tahun lalu, Asia Tenggara masih barus berjuang mengatasi kemiskinan, proteksionisme dan kompetisi sengit dari negara kuat seperti China dan India. Cetak biru zona perdagangan bebas itu bertujuan untuk mengubah kawasan itu menjadi komunitas ekonomi ASEAN. Barang, aset produksi, sumber daya manusia dan modal dapat bergerak bebas di kawasan ini. Menteri Perdagangan Filipina Peter Favila mengatakan, kawasan itu harus berjuang keras supaya komunitas ekonomi ASEAN terwujud pada 2015, lima tahun lebih cepat dari jadwal semula. ''Rancangan Komunitas Ekonomi ASEAN bukan resep ajaib yang bisa mengubah kita dari kekumuhan menjadi elegan seperti dalam kisah Cinderella,'' kata Favila. ''Kuncinya adalah kesediaan kita untuk saling bekerja sama, bukan hanya duduk berpangku tangan dan mengharapkan dunia mengulurkan bantuan.'' Dia menandaskan, rencana itu bertujuan memperkuat kawasan itu supaya cukup tangguh menghadapi berbagai guncangan politik dan ekonomi. Sekjen ASEAN Ong Keng Yong mengatakan, beberapa anggota belum memenuhi janji untuk memangkas tarif 11 jenis produk sebagaimana harus dilakukan tahun ini.(rtr-gn-25) |