logo SUARA MERDEKA
Line
Sabtu, 18 Agustus 2007 PANTURA
Line

KELILING PANTURA

Pasar Bawang Pindah

BATANG-Pelaksanaan pemindahan pedagang di Pasar Bawang, Batang ke lokasi baru di Candigugur akan dilakukan Selasa (21/8) mendatang. Pemindahan dilaksanakan secara bertahap. ''Pemindahan ke lokasi baru atas aspirasi pedagang. Kami hanya memfasilitasinya, dan secara bertahap mereka akan menempati tempat berjualan di lokasi baru,'' ucap pelaksana tugas harian (Plh) Kepala Dipenda, H S Warsitno.

Pemindahan itu dilakukan berdasarkan hasil musyawarah antara Paguyuban Pedagang Pasar dengan Dipenda yang diprakarsai Camat Bawang, Sempu Hangga. (ar-17)

Ikan dan Udang Mati

SLAWI - Petambak di Kabupaten Tegal mengeluhkan banyaknya ikan dan udang di tambaknya yang mati. Hal itu diduga karena tidak adanya sirkulasi air laut ke tambak, sehingga tingkat keasamannya tinggi (Ph).

Demikian dikatakan Ketua DPC Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Warnadi, kemarin.

Menurutnya, sirkulasi tak lancar karena muara sungai tertutup, lantaran tidak ada aliran air dari hulu, sehingga air laut tidak masuk ke sungai. Dia memperkirakan tingkat kematikan ikan dan udang berkisar antara 20% hingga 50%.

"Untuk satu hektare tambak itu biasanya diisi sekitar 10.000 ekor ikan. Karena banyak yang mati, para petambak terancam rugi," katanya. Kondisi itu, kata dia, terjadi setiap musim kemarau (H3-52)

PKBM Jetayu Dipindah

PEKALONGAN- Gedung Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Jetayu menurut rencana akan dipindah. Namun demikian, hingga kini belum ada kepastian mengenai lokasi gedung PKBM yang baru.

Pemindahan itu dikhawatirkan membawa dampak pada nasib ratusan siswa Kejar Paket A dan C yang belajar di tempat itu.

Menurut salah seorang pengamat pendidikan di Kota Pekalongan, Edy Keling, sebagian besar siswa PKBM Jetayu adalah alang-alang atau anak-anak pencari ikan di pelabuhan.

Kalau gedung sampai dipindah, kemungkinan mereka akan enggan bersekolah, karena sudah terbiasa belajar di tempat itu. Padahal, untuk mengajak anak-anak itu belajar di PKBM, cukup sulit. Karena itu, dia meminta Pemkot membatalkan rencana tersebut.

Kepala Bidang Pendidikan Luar Sekolah, Dinas Pendidikan Supriyadi MPd mengatakan, PKBM Jetayu sebelumnya gedung SMP Negeri 4 dan mulai difungsikan untuk pendidikan Kejar Paket sejak tahun 1999.

Siswa yang belajar di tempat itu berjumlah 334 orang, termasuk 35 anak yatim, 40 anak jalanan, dan 40 alang-alang. (H4-65)

KPMDB Serahkan VCD

BREBES - Keluarga Pelajar Mahasiswa Daerah Brebes (KPMDB) pusat, memberikan VCD berisi rekaman oknum PNS yang terlibat kampanye untuk salah satu calon bupati kepada panwas pilkada, Kamis (16/8). Mereka diterima Wakil Ketua Panwas, Supriyadi SH dan anggota, Fatah El Zaman.

Sebelumnya, VCD yang sama juga diserahkan kepada Sekda Drs H Bambang Muryantono, beberapa waktu lalu. Saat itu Bambang mengatakan, akan menindak tegas PNS yang berkampanye.

Sebab, berdasar peraturan, PNS dilarang mendukung salah satu calon. Dia juga menyarankan KPMDB menyerahkan pula VCD itu kepada DPRD dan panwas.

VCD berdurasi 15 menit itu diputar di komputer di ruang ketua panwas dan disaksikan Supriyadi, Fatah El Zaman, wartawan serta anggota KPMDB. (J16-52)

Kakek Tewas Membusuk

TEGAL - Raden Utoro Kamto Atmojo (77) warga Jalan Tanjung, Kelurahan Kejambon, Kecamatan Tegal Timur, ditemukan tewas di rumahnya, Kamis (16/8).

Korban pertama kali ditemukan oleh tetangganya, Agus Gepeng (35) yang sebelumnya curiga dengan bau busuk yang berasal dari dalam rumah korban.

Mengetahui kejadian itu, Agus kemudian memanggil warga lain untuk membuka pintu yang terkunci dari dalam. Saat didobrak, korban tergeletak di atas tempat tidur dan tubuhnya sudah membusuk.

Kapolresta Tegal AKBP Drs Iwan A Ibrahim melalui Kasat Reskrim AKP Sugeng SH mengatakan, dari hasil penyelidikan, tidak ditemukan adanya bekas penganiayaan. Diduga korban tewas sekitar empat hari lalu karena sakit. (H17-15)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA