logo SUARA MERDEKA
Line
Sabtu, 18 Agustus 2007 PANTURA
Line

Soal Kebakaran Karangdadap

Laporan Warga Tak sampai ke Kantor Pemadam Kebakaran

KAJEN - Ketidakhadiran mobil pemadam kebakaran dalam musibah kebakaran di Desa Kebonrowopucang, Karangdadap Selasa lalu (14/8), diduga karena laporan dari warga tidak sampai ke Kantor Unit Pelaksana Teknis Tertentu Pemadam Kebakaran (UPTDT PK).

Kepala Kantor UPTDT PK, Sunarto saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (16/8) menegaskan, kantornya selalu dijaga petugas piket 24 jam penuh.

Untuk shift siang ada delapan petugas yang piket, sedangkan malam sedikitnya lima orang berjaga di kantor.

''Pada malam itu tidak ada laporan kebakaran baik dalam bentuk telepon maupun laporan lisan,'' tandasnya.

Suparto (40), salah seorang petugas yang piket pada malam terjadinya kebakaran menambahkan, dia bersama empat temannya malam itu piket penuh dan tidak ada satu pun yang menerima telepon atau laporan.

''Kami berlima ada di kantor dan tidak ada telepon masuk yang melaporkan kebakaran itu,'' tandasnya.

Meski begitu, Sunarto tidak memungkiri kemungkinan adanya masyarakat salah menghubungi nomor telepon pemadam kebakaran.

''Sebelumnya kantor ini jadi satu dengan DPU dan menggunakan nomor 0285-381710, padahal sudah dua tahun kami pindah ke belakang Kantor Bappeda dengan nomor telepon 0285-381972,'' jelasnya.

Jadi bisa saja ada warga yang telepon ke Kantor DPU, namun karena kebetulan tidak terdengar atau tak ada orang, sehingga laporan tidak sampai ke Kantor Pemadam Kebakaran. ''Jika di DPU ada yang terima pasti akan disampaikan ke sini,'' tegasnya.

Tak Ada Papan Nama

Meski sudah dua tahun pindah ke belakang Kantor Bappeda dengan status meminjam ruang milik Bagian Umum, namun tidak terlihat ada papan nama di Kantor UPTDT PM.

Suara Merdeka yang mengelilingi kantor itu tidak berhasil menemukan papan nama atau penunjuk keberadaan markas unit yang sangat dibutuhkan masyarakat saat gawat darurat .

Terkait masalah itu Sunarto menjelaskan, papan nama memang masih ada di Kantor DPU.

Seperti yang diberitakan sebelumnya (Suara Merdeka, 15/8), dua rumah yang dihuni 14 orang di Desa Kebonrowopucang, Karangdadap, Kabupaten Pekalongan ludes dilalap api.

Warga mengeluhkan sulitnya menghubungi pemadam kebakaran hingga tidak ada satu pun mobil pemadam yang sampai ke lokasi.(G16-17)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA