| Sabtu, 18 Agustus 2007 | PANTURA |
4 Rumah Ludes Terbakar
PEMALANG - Empat rumah di Pemalang ludes terbakar pada Kamis lalu (16/8). Kebakaran pertama menimpa rumah Turiyah (70), warga RT 2 RW 7 Kelurahan Wanarejan Selatan, Kecamatan Taman, Pemalang. Nenek itu akhirnya tewas di rumah sakit setelah ikut terbakar di dalam rumahnya pada pukul 10.00. Sedangkan kebakaran kedua terjadi di RT 1 RW 5, Desa Sima, Kecamatan Moga pukul 10.45. Kebakaran menimpa tiga rumah milik Dapi (75), Sulastri (40) dan Watiah (38). Namun tidak menimbulkan korban jiwa hanya kerugian material ditaksir Rp 33,6 juta. Nenek Turiyah menderita luka mengenaskan di sekujur tubuhnya. Dia baru diketahui warga ikut terbakar setelah api padam. Pada saat itu warga kaget ketika membongkar reruntuhan rumah terdapat korban yang sudah tak berdaya tertindih papan. Warga kemudian melarikannya ke RSUD Ashari Pemalang. Petugas di UGD mengobatinya dan sejumlah bagian tubuhnya yang luka parah dibungkus perban. Namun setelah dirawat di ruang Merak pada sore harinya nenek malang itu tak bernafas lagi. Anak korban, Seger alias Casmudi (40) menuturkan, sebelum kejadian dia berangkat menarik becak. Sedangkan yang tinggal di rumahnya korban, istrinya Taruni (38) dan empat anaknya. Tetapi hanya seorang saja yang terbakar sedang lainnya selamat. ''Menurut istri saya, waktu itu baru saja memasak dengan tungku di dapur. Setelah selesai api, dimatikan,'' katanya. Akan tetapi korban yang sudah pikun memasukkan kembali kayu-kayu kecil ke dalam tungku. Sehingga tungku hidup kembali. Kemudian dimatikan oleh Taruni, dan istrinya itu pergi keluar rumah. Tiba-tiba api menyala lagi dari tungku dan begitu cepat membakar bangunan rumah yang terbuat dari gedhek (anyaman bambu-Red). Kelalaian Warga yang mengetahui hal itu segera memadamkan api. Karena seluruh anggota keluarga sudah keluar, dianggapnya di dalam rumah sudah kosong. Tidak tahunya setelah api padam dan reruntuhan dibongkar ditemukan tubuh korban yang gosong sudah tak berdaya lagi. Akibat kebakaran itu kerugian ditaksir Rp 15 juta. Kapolres AKBP Drs Agus Broto Waspodo melalui Kasat Reskrim AKP Dodo Marsodo SH menjelaskan, kejadian itu karena kelalaian korban yang sudah pikun. Tidak ada unsur kesengajaan dan merupakan musibah murni. Sementara kebakaran yang menimpa tiga rumah di RT 1 RW 5, Desa Sima, Kecamatan Moga, diduga akibat arus pendek listrik. Tiga rumah yang berdempetan itu ditinggal pemiliknya bekerja di sawah. Bangunan rumah terbuat dari kayu masing-masing ukuran 5x6 meter.(sf-17) |