| Sabtu, 18 Agustus 2007 | BANYUMAS |
JALUR SELATANMusim Ikan PariPURWOREJO-Bulan Juni sampai Agustus merupakan musim ikan pari (ikan pe) di laut selatan Purworejo. Tetapi peluang itu belum dimanfaatkan oleh semua nelayan Jatimalang, Purwodadi, lantaran keterbatasan sarana kerja. Untuk memancing ikan tersebut diperlukan pancing senggol yang berharga Rp 2 sampai Rp 3 juta/set pancing. Kini hanya beberapa nelayan yang memiliki sarana tersebut. Nelayan yang memiliki pancing senggol setiap melaut bisa mendapat minimal setengah kuintal ikan pe dengan harga Rp 4.500/kg. (yon-66) Penyuluhan UU KDRT MAGELANG -Memperingati HUT Ke-62 Kemerdekaan, Seksi Wanita dan Pemuda Panitia HUT RI Kota Magelang menyelenggarakan penyuluhan UU Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) dan Pelindungan Anak serta UU Perkawinan. Kegiatan itu diikuti 100 peserta dari PKK, Gabungan Organisasi Wanita, para pejabat struktural, staf dinas/ instansi dan sebagainya. Kepala Bidang Perencanaan Pembangunan dan Prasarana Badan Perencanaan Kota Magelang, Ir Djoko Suparno MPL saat membuka acara itu mengatakan, sasaran penyuluhan adalah para pejabat dan PNS agar mengerti dan memahami UU tersebut. Selanjutnya disebarluaskan kepada masyarakat di lingkungannya.(P60-39) UPSK Penuhi Target KEBUMEN - Unit Pelayanan Sosial Keliling (UPSK) yang digelar di Kecamatan Karanganyar dan Gombong Kebumen, belum lama ini, memenuhi target dari Tim Provinsi Jateng. Dari target semula hanya 100 kelayan, ternyata mencapai 335 orang/anak kelayan penyandang masalah sosial. Di Kecamatan Gombong 178 kelayan dan di Karanganyar 157 kelayan. Itu baru di dua kecamatan, sedangkan di Kebumen terdapat 3.000 penyandang masalah sosial kesejahteraan sosial. (J19-66) Jalan Ambles, Rawan Kecelakaan BANJARNEGARA-Sejumlah daerah di Banjarnegara mempunyai kondisi tanah yang labil atau mudah bergerak. Hal itu membuat jalan penghubung, baik antardesa maupun antara desa dengan kecamatan hingga kabupaten, kerap ambles. Terakhir hal itu terjadi di Dusun Windusari, Desa Sokaraja, Kecamatan Pagentan, Februari lalu dengan putusnya jalur Sokaraja - Pagentan akibat jalan longsor. Meski tak merenggut korban jiwa, namun saat itu juga ada kendaraan yang terjebak. Kini jalan ambles sedalam 10 cm - 30 cm juga terjadi di jalan kabupaten yang menghubungkan desa-desa di Kecamatan Pagentan. Salah satunya yang berada di ruas jalan Desa Karangnangka. Menurut penuturan warga setempat, jalan yang ambles dan berada di turunan itu rawan kecelakaan. Kepala Dinas Permukiman dan Prasarana Daerah (Diskimprasda) Ir Suyono mengemukakan, untuk mengatasi kondisi jalan yang ambles, pihaknya tengah mengajukan permohonan bantuan dana. Dia berharap permohonan ke pemerintah pusat itu bisa turun tahun ini, sehingga penanganan jalan dan sarana transportsi lain seperti jembatan yang rusak karena faktor alam, bisa segera ditangani. (H25-29) Minyak Goreng Rp 10.000 CILACAP - Harga minyak goreng di pasaran Cilacap, semakin naik. Kalau dalam beberapa hari baru Rp. 9.500/kg, Jumat, (17/8)hari ini sudah mencapai Rp 10.000. Berdasarkan pantauan, kenaikan harga minyak goreng dalam sepekan terakhir terjadi di semua pasar Cilacap. Dari sisi jumlah, masyarakat belum kesulitan mendapatkan minyak goreng. ''Berapa banyak kita ingin membelinya, barang tersedia. Namun harganya mahal," kata NY Iman, seorang pedagang gorengan. Sementara itu Kepala Dinas Perindustrian dan perdagangan Kabupaten Cilacap, Bambang Imam Santoso, menyatakan harga minyak memang kembali melonjak dalam satu minggu terakhir. Sampai sekarang pemantauan terus dilakukan. Termasuk dengan memantau stok minyak goreng yang ada di pasaran. (G21-74) 22 Desa Kekeringan CILACAP - Sedikitnya 22 desa, hingga awal pekan ini mengalami kekeringan. Warga di desa-desa itu meminta agar Bagian Kesra Setda Cilacap membantu air bersih. Kepala Bagian Kesra, Sumaryo, kepada Suara Merdeka mengatakan, 22 desa yang kekeringan itu berada di enam kecamatan yaitu Kecamatan Gandrungmangu, Kawunganten, Patimuan, Kampung Laut, Kedungreja, dan Kecamatan Bantarsari. Jumlah desa kekeringan itu kemungkinan bakal bertambah, karena belum semuanya memberikan laporan. Hingga kemarin, bantuan air bersih pada daerah-daerah kekeringan sudah mencapai 226 tangki, dengan kapasitas masing-masing 5.000-8.000 liter. (G21-74) |