| Kamis, 16 Agustus 2007 | NASIONAL |
Mbah Maridjan Pimpin Labuhan
SLEMAN -Ratusan warga lereng Gunung Merapi dan sekitarnya, Rabu (15/8) ikuti labuhan Hajad Dalem Sri Sultan Hamengku Buwono X di Gunung Merapi. Labuhan yang jatuh pada tanggap warso Ehe 1940 tersebut, dipimpin langsung Mas Ngabehi Suraksohargo atau lebih dikenal dengan sebutan Mbah Maridjan, juru kunci Gunung Merapi Meski labuhan baru akan dimulai Rabu (15/8) pukul 06.00 WIB, namun sejak sore sudah banyak masyarakat yang berkunjung ke rumah Mbah Maridjan. Dari ratusan warga juga terdapat puluhan pecinta alam dari berbagai perguruan tinggi Yogyakarta yang turut mengawal uborampe dan sesaji yang akan dilabuh ke Gunung Merapi. Kondisi demikian itu membuat suasana Desa Kinahrejo-tempat tinggal juru kunci Gunung Merapi-menjadi ramai mirip dengan suasana pasar malam. Karena di sekitar rumah Mbah Maridjan, muncul warung-warung yang berjualan minuman dan makanan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang bermalam di desa tersebut. Suasana itu membuat acara semakin meriah karena tidak hanya diikuti warga masyarakat biasa, tapi banyak muda-mudi dan mahasiswa yang mengikuti jalannya upacara tersebut. ''Kami terpaksa bermalam di desa ini, karena ingin mengikuti jalannya upacara dari awal hingga ahir,'' kata Rudy, salah seorang mahasiswa asal Jakarta .(sgt-41) | ||||