logo SUARA MERDEKA
Line
Kamis, 16 Agustus 2007 NASIONAL
Line

kuliner Menikmati Aneka Masakan Luar Daerah (3-Habis)

Sushi pun Dimodifikasi untuk Lidah Indonesia


SM/Modesta Fiska FUSHION SUSHI: Sajian sushi yang sudah dimodifikasi sesuai citarasa orang Indonesia.(57)

''IRASSHAIMASE'', sapa dua orang perempuan dan seorang laki-laki seraya membungkukkan badan kepada Dea saat ia melangkahkan kakinya masuk ke Nori, sebuah restoran Jepang di kawasan Jangli, Semarang. Bersama dua orang temannya, mahasiswi ini memilih duduk di pojok ruangan.

Sebelum menyantap hidangan yang telah dipesan, ternyata telah disediakan welcome food. Nasubi namanya, terbuat dari terong ungu yang dibalut dengan tepung tempura. Rasanya kremes-kremes.

Sejurus kemudian, di bawah temaramnya lampu-lampu gantung yang bertuliskan huruf kanji, ia mulai menyantap makanan yang sudah ia pesan. Dragon roll, rock n roll, spider roll dan ocha (green tea).

Sepotong sushi itu mulai dicelupkan ke dalam saus asin khusus yang disebut soyu, yang telah dicampur wasabi (sejenis umbi-umbian). "Rasanya nyegrak, tapi enak," kata Dea kepada temannya.

Masakan Jepang memang terkenal memiliki cita rasa yang berbeda dengan Indonesia. Hampir semua masakan negeri Sakura berbahan alami atau masih mentah. Sebut saja ikan salmon, ebi, ikan tuna, tako (gurita), tobiko (telur ikan terbang), kyuri (timun), selada, jahe, dan lain-lain.

"Masakan Jepang itu sehat, karena tidak menggunakan bahan pengawet atau tambahan kimia lainnya. Karena semua yang disajikan adalah bahan segar," katanya.

Minuman Sake

Menurut Marketing Nori, Indra Yustiawan, hidangan yang disajikan ada dua macam yaitu masakan dengan cita rasa asli Jepang dan masakan Jepang yang sudah disesuaikan dengan lidah orang Indonesia. "Jenis masakan Jepang yang tersedia di sini di antaranya sushi, terriyaki, dan sashimi," jelasnya.

Untuk masakan Jepang yang telah disesuaikan citarasanya dengan Indonesia, Indra menambahkan ada fushion sushi. Makanan ini terdiri atas beberapa variasi menu seperti dragon roll, alaska roll, spider roll dan fujiyama roll.

"Spider roll adalah salah satu menu yang banyak digemari. Sushi ini terdiri atas nasi sushi yang berisi kyuri (timun), selada dan kepiting lunak dan dibalut dengan nori (rumput laut). Rasanya asin dan gurih," jelas dia.

Minuman asli Jepang pun juga tersedia seperti ocha dan sake. "Sekitar 80 - 90 % bahan langsung kami impor dari Jepang."

Selain Jepang, menu Thailand pun bisa ditemui di Kota Lunpia ini. Coba saja datang ke Dokmai di Jl Sultan Agung Semarang. Restoran ini satu-satunya yang masih bertahan selama 6 tahun terakhir ini.

Bicara soal menu Thailand, siapa tak kenal Tom Yam. Menikmati sup Tom Yam yang dalam bahasa setempat berarti sup asam pedas, sedikit berbeda dengan sup ala Indonesia. Dominasi rasa asam benar-benar kentara.

Mungkin sebagai gambaran, rasanya mirip dengan sayur asam Jakarta. Bedanya, ada jamur, campuran seafood atau daging ayam, serta aneka rempah segar seperti serai dan daun ketumbar, tercium menggoda selera. Lebih pas lagi jika disantap hangat-hangat.

Ada pula pilihan Pathai Seafood, yang mungkin bisa jadi alternatif masakan dari Negeri Gajah Putih ini. Pathai di Indonesia seperti kwie tiau siram dengan berbagai campuran sayur seperti sawi, tauge, dan potongan daging.

''Koki di Dokmai sudah berpengalaman dengan masakan Thailand, dan di event tertentu kami juga mengundang koki asli dari Thailand,'' jelas Operational Manager Dokmai B Widodo. Pengunjung restoran ini kebanyakan adalah warga ekspatriat, etnis Tionghoa, dan tentu saja orang Indonesia.

Jika yang di atas berbau Asia, maka cita rasa masakan Barat juga ikut mewarnai kuliner di Semarang. Banyak hotel dan restoran yang menyediakan menu ala Barat. Masakan barat disajikan untuk kelas menengah hingga kelas atas. Dari fast food macam McDonald dan Kentucky Fried Chicken (KFC) hingga aneka steak di Waroeng Steak, Bentuman, dan Mamamia yang membuka cabang di beberapa kawasan di Kota Semarang.

The Hills Dining Restaurant & Cafe di kawasan Bukit Sari adalah salah satu resto dengan sentuhan Western yang khas. Seperti aneka steak yang rasanya patut dicoba. Grill Beef Ribs bisa jadi pilihan. Daging iga sapi panggang dengan saus barbeque ini, disajikan lengkap dengan sayuran dan bubur kentang. Atau menu Chicken Gordon Bleu dari Belanda.

Daging dada ayam, daging asap, keju mozarella lengkap dengan sayuran dan saus rosemary, terasa nikmat sambil melihat pemandangan Kota Semarang dari kawasan atas. Nikmatnya.(Fani Ayudea, Modesta Fiska-60)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA