| Kamis, 16 Agustus 2007 | SEMARANG |
PP Kendal dan Demak DibekukanSEMARANG - Dua kepengurusan Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila (PP) di Jateng, yakni Kendal dan Demak dibekukan oleh Majelis Pimpinan Wilayah (MPW) Jateng terhitung Rabu, 15 Agustus 2007. Menurut juru bicara MPW PP Jateng, Budi Kiatno SH, pembekuan dilakukan karena kepengurusan telah habis masa baktinya dan tidak mampu melaksanakan musyawarah cabang (muscab). "Selanjutnya kami telah membentuk caretaker untuk Kendal yang diketuai Ghufroni SH CN dan untuk Demak oleh Sutrisno," kata dia di kantor PP Jateng kompleks GOR Trilomba Juang, kemarin. MPW selalu bertindak tegas dengan membekukan MPC yang yang tidak mampu menggelar musyawarah cabang. Menurut Budi, hal itu berkaitan dengan masa bakti MPW Jateng yang sebentar lagi akan melaksanakan musyawarah wilayah (muswil). Muscab Sesuai ketentuan Majelis Pimpinan Nasional (MPN) pada rapat pleno di Jakarta, Mei lalu, sebelum menggelar muswil harus lebih dulu menyelesaikan muscab di kabupaten/kota yang habis masa baktinya. "Biasanya ketua MPC enggan melaksanakan muscab, karena takut tidak terpilih kembali," tuturnya. Menyikapi Musda KNPI Jateng di Tegal nanti, PP akan bertindak pasif dan tidak ikut bermain. Hal tersebut karena ketiga kandidat yang ada merupakan kader Pemuda Pancasila. Mereka adalah Hendi Hendrar Priyadi (wakil ketua PDI-P Jateng), Bambang Eko Purnomo (wakil ketua Partai Demokrat Jateng), dan Dedy (kader Partai Golkar). "Meski berbeda partai politik, mereka merupakan kader PP," katanya. (H23-18) |