| Kamis, 16 Agustus 2007 | KEDU & DIY |
Sambut HUT Ke-62 RIRatusan Warga Tionghoa Ziarah ke KusumanegaraYOGYAKARTA - Ratusan warga tionghoa dari berbagai organisasi dan perkumpulan di Yogyakarta, Selasa (14/8), berziarah di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kusumanegara. Upacara ini digelar sebagai bentuk kesadaran warga keturunan dalam mencintai Indonesia mengingat mereka juga bagian dari bangsa ini. Kegiatan yang digelar kali pertama ini sekaligus untuk memperingati HUT Ke-62 RI dan sebagai tanda penghormatan bagi para pahlawan yang gugur di medan perang ketika berjuang melawan penjajah. Atas kesadaran itulah Tun Yulianto, Direktur Utama Duta Foto memprakasai kegiatan tersebut. Sebelum berziarah, terlebih dahulu mereka menggelar upacara penghormatan di halaman TMP Kusumanegara. Setelah selesai mereka langsung berziarah ke makam para pahlawan seperti Jenderal Sudirman dan lainnya. Upacara yang dimulai pukul 08.00 tersebut, berlangsung sederhana namun khidmat. Sedikitnya ada 18 perkumpulan warga tionghoa yang mengikuti upacara tersebut. Antara lain dari Mataram Hash, Prambanan Hash, Paguyuban Sekolah Alumni Tionghoa (Pasti), Paguyuban Masyarakat Tionghoa Yogyakarta (Pamitra), dan masih banyak lagi lainnya. Bertindak sebagai inspektur upacara Tun Yulianto selaku pemrakarsa kegiatan itu. Bertindak sebagai komandan upacara Agus selaku wakil dari generasi muda tionghoa di Kota Pelajar. Generasi Muda dan Tua Ziarah dan upacara ke TMP Kusumanegara ini diikuti peserta mulai dari generasi muda sampai para pinisepuh. Bahkan di antara mereka ada yang sengaja membawa anak-anak dengan harapan agar anak cucu mereka bisa tahu jasa para pahlawan yang gugur di medan perang dan dimakamkan di TMP tersebut. Tampaknya ide dari Tun Yulianto ini disambut baik warga tionghoa yang ada di Yogyakarta. Terbukti, mereka dengan senang hati dan bangga mengikuti jalannya upacara hingga usai. ''Kami terima kasih sekali karena diberi kesempatan untuk berziarah ke makam pahlawan, sehingga kami bisa tahu nama-nama pahlawan yang telah dimakamkan di sini,'' kata salah seorang peserta. Adapun Tun mengaku bangga karena ajakannya telah disambut baik warga keturunan. ''Kami senang karena banyak teman-teman yang bersedia menghadiri dan sekaligus mengikuti upacara ini. Di hari yang baik ini merupakan kesempatan bagi kita untuk mendoakan arwah para pahlawan yang gugur di medan perang,'' katanya. Sementara itu, salah seorang pengusaha jam di kawasan Malioboro yang tidak mau disebutkan jati dirinya mengaku salut atas ide dan prakarsa Tun Yulianto. Dengan kegiatan ini secara langsung dapat menumbuhkan rasa nasionalisme terhadap bangsa Indonesia. (sgt-70) |