SUARA MERDEKA
 
INDEKS WACANA Rabu, 15 Agustus 2007

Sabotase terhadap angkutan kereta api kembali terjadi. Beberapa peristiwa terakhir menunjukkan gejala yang makin mengkhawatirkan karena mengancam keselamatan banyak orang. Jika kita menyaksikan liputan media mengenai aksi sabotase tersebut sangat jelas menunjukkan bahwa pelaku tidak lagi memiliki hati nurani, bahkan bisa disebut sebagai memiliki kelainan jiwa. Fakta di lapangan menunjukkan rel yang menjadi jantung bagi transportasi kereta api dipotong 5,4 meter,

Apa yang menjadi kekhawatiran sebagian besar penggemar sepak bola di Indonesia menjadi kenyataan. Isu siaran langsung pertandingan-pertandingan Premiership Liga Inggris bakal tidak lagi gratis telah terdengar beberapa pekan sebelum musim 2007-2008 bergulir. Akhirnya demikianlah yang terjadi: tayangan-tayangan itu hanya bisa disaksikan lewat Astro, stasiun televisi yang mensyaratkan iuran bulanan bagi pemirsanya. Perusahaan itu memenangi lelang hak siar, yang merupakan salah satu urat nadi utama dalam pembiayaan klub dan kompetisi sepak bola di benua Eropa.

DULU, pekik "merdeka atau mati!" mampu mendorong gerakan yang mengantarkan negeri ini lepas dari kolonialisme. Kini, teriakkanlah pekik yang sama di Papua, Maluku, Aceh, atau bahkan di Riau, Kalimantan Timur, atau mungkin daerah lain, maka "bisa" diartikan sebaliknya.

DALAM rangka milad Majelis Ulama Indonesia (MUI), diselenggarakan serangkaian gawe besar tahunan, yakni rapat koordinasi daerah (rakorda) yang dibagi dalam enam wilayah. Wilayah II meliputi MUI Provinsi se-Jawa (minus Jawa Timur) dan Lampung,

  Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA