logo SUARA MERDEKA
Line
Rabu, 15 Agustus 2007 SALA
Line

Subosukowonosraten

Bawasda Periksa PPKKS

KLATEN- Enam kepala Pusat Pelayanan Kesehatan dan Kesejahteraan Sosial (PPKKS) yakni PPKKS Cawas I, Cawas II, Manisrenggo, Juwiring, Jatinom, dan Polanharjo, yang diduga menyalahgunakan dana asuransi untuk keluarga miskin (askeskin) tahun 2006 terancam sanksi. Mereka akan dijerat PP 30/1980 tentang Peraturan Disiplin Pegawai Negeri Sipil (PNS). Sanksi itu bisa ringan, juga bisa berat. Wakil Ketua Tim PP 30, Sartiyasto mengatakan, pihaknya surat rekomendasi dari hasil pemeriksaan Badan Pengawas Daerah (Bawasda).(H34-42)

Pengolahan Air Waduk Mulur

SUKOHARJO - Pemanfaatan air Waduk Mulur untuk pemenuhan kebutuhan air minum bagi pelanggan PDAM di Sukoharjo, sulit direalisasikan dalam waktu dekat. Pasalnya, investasi untuk pengolahan air waduk yang terletak di Desa Mulur, Kecamatan Bendosari itu terlalu besar, ungkap Direktur PDAM Martono, Selasa (14/8).

Survei yang pernah dilakukan PDAM menunjukkan, setiap satu liter air per detik hasil pengolahan air dari Waduk Mulur sebetulnya bisa digunakan untuk memenuhi kebutuhan air minum 60 pelanggan. Namun, nilai investasi untuk produksi air satu liter per detik itu saja bisa mencapai Rp 100 juta. (H44-58)

40% Sekdes Tak Bisa Jadi PNS

KARANGANYAR -- Dari 140 sekretaris desa di Karanganyar yang masih menjabat saat ini, sekitar 40 persen yang kemungkinan sudah melewati batas umur 51 tahun. Akibatnya mereka terancam tidak bisa diangkat sebagai pegawai negeri sipil (PNS) sesuai peraturan pemerintah yang baru saja ditandatangani Presiden SBY.

''Kalau melihat data, memang hanya sekitar 60 persen saja yang memenuhi syarat usia di bawah 51 tahun. Yang lainnya sudah berusia di atas itu, dan menjabat lebih dari 15 tahun,'' kata Surono SE, sekretaris Paguyuban Sekretaris Desa se Karanganyar, kemarin. (an-67)

Ketua F-PDIP Sragen Mundur

SRAGEN - Ratusan kader PDI-P Sragen menggelar sarasehan untuk menyelesaikan persoalan di tubuh internal partai. Kegiatan tersebut digelar di Markas DPC PDI-P Jalan Teuku Umar, Beloran, Sragen Senin (13/8) petang. Kegiatan diikuti semua pengurus DPC, PAC dan 209 ketua ranting PDI-P. Sarasehan itu dihadiri sejumlah tokoh partai, termasuk mantan Ketua DPC PDI-P H Slamet Basuki dan Agus Wardoyo SE. Sementara kader partai yang duduk di eksekutif, Bupati Untung Wiyono tidak hadir. Seperti diketahui, sejumlah kader PAC mempertanyakan transparansi keuangan bantuan partai dari Pemkab Sragen Rp 440 juta. ''Saya mundur, karena ingin berkonsentrasi mengurusi partai,'' tutur Ketua Komisi C DPRD itu.(nin-67)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA