logo SUARA MERDEKA
Line
Rabu, 15 Agustus 2007 PANTURA
Line

Pendapatan Terminal Turun hingga 30 Persen

  • Pascapembukaan Jalur Prupuk-Pejagan

TEGAL - Pendapatan terminal Kota Tegal dalam dua bulan terakhir turun hingga 30 persen. Kondisi itu terjadi pascajalur Prupuk (Kabupaten Tegal) - Pejagan (Kabupaten Brebes) secara resmi dibuka untuk bus AKAP. Akibatnya ratusan bus dari wilayah selatan saat ini tidak lagi masuk terminal, sehingga membuat retribusi yang diterima ikut berkurang.

Kepala Dinas Perhubungan dan Pariwisata Pemkot Tegal, Sumito SIP didampingi Kepala UPTD Terminal, Odam M mengatakan, pembukaan jalur Prupuk-Pejagan sudah berlangsung dua bulan terakhir. Dibukanya jalur itu merupakan kebijakan provinsi untuk mengurangi kepadatan arus lalu lintas di jalur pantura. Namun, hal itu berdampak pada turunnya pendapatan terminal.

"Kami memang telah diajak koordinasi terkait persoalan ini. Karena tujuan untuk kepentingan bersama, kami tidak bisa berbuat banyak. Meski kebijakan itu merugikan Pemkot Tegal," ujarnya.

Menurut dia, pascapembukaan jalur tersebut jumlah bus yang masuk terminal rata-rata turun menjadi 1.000 unit/ hari. Sebelumnya, jumlah bus AKAP yang masuk rata-rata mencapai 1.300 - 1.500 unit/ hari. "Dari setiap yang masuk terminal kami menerima retribusi Rp 1.000. Karena itu, sangat dirasakan pengaruhnya," katanya.

Pindah Jalur

Lebih lanjut Sumito mengatakan, bus AKAP yang tidak masuk terminal mayoritas jurusan Jakarta-Purwokerto, Kebumen dan Yogyakarta. Meski jalur telah resmi dibuka, tetapi hingga kini baru dua perusahaan yang telah mengajukan pindah jalur.

Sedangkan sisanya belum mengajukan, dan itu bisa dikatakan melanggar. Namun, pihaknya tidak berwenang mengeluarkan sanksi. Dia mengungkapkan, kendati pendapatan menurun, tetapi target pencapaian PAD tahun 2007 akan tetap terpenuhi. "Tahun ini pendapatan kami ditargetkan Rp 918.083.000, dan telah masuk sekitar 64,5 persen," tandasnya. (H38-52)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA