| Rabu, 15 Agustus 2007 | SEMARANG |
Petani Desak Pembangunan Irigasi di Hulu
TINGKIR- Petani Tingkir berharap Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Salatiga memprioritaskan pembangunan saluran irigasi di hulu yang berasal dari sumber air Senjoyo. Sebab, pangkal kekurangan air yang dialami petani Kelurahan Tingkir Lor dan Tengah serta petani Kabupaten Semarang, karena kebocoran pada saluran irigasi hulu yang sudah rusak.Ketua Kelompok Tani Margo Rukun dari Tingkir Tengah, Slamet Nahrowi (62) mengatakan, kekurangan air disebabkan debit air di sumber air Senjoyo berkurang. Selain itu, air di saluran Sigajih bagian hulu banyak yang bocor karena talut sudah tidak layak. ''Kalau hal ini dibiarkan terus, maka banyak air yang terbuang percuma di daerah hulu akibat kebocoran talut yang rusak. Kami berharap agar perbaikan di daerah hulu terlebih dahulu,'' katanya. Slamet mengungkapkan, pada dasarnya petani setuju dengan rencana DPU memperbaiki saluran irigasi secara menyeluruh di Tingkir. Tetapi ada baiknya, yang di utamakan adalah perbaikan saluran di bagian atas. Sebagaimana diketahui, DPU tahun ini memperbaiki saluran air dan talut di sekitar daerah tersebut, yakni perbaikan saluran Senjoyo sepanjang 1.194 meter dengan nilai Rp 290 juta. Lalu saluran dan talut Isep-isep, masing-masing sepanjang 308 meter dan 798 meter dengan total nilai Rp 290 juta. Saluran dan talut Cengek masing-masing sepanjang 272 meter dan 756 meter dengan nilai Rp 245 juta. Tahun Depan Kepala DPU Ir H Saryono menerangkan, tahun depan pihaknya merencanakan perbaikan saluran dan talut hingga sumber air Senjoyo. DPU belum membangunan saluran dan talut di hulu Senjoyo karena lebih memprioritaskan di wilayah Salatiga. Rencananya, untuk pembangunan di hulu Senjoyo itu diusulkan menggunakan anggaran dari provinsi. ''Namun tidak tertutup kemungkinan perbaikan saluran di Senjoyo menggunakan dana dari APBD Salatiga, karena kepentingan saluran tersebut dapat dinikmati petani Salatiga dan Kabupaten Semarang.'' Kabid Pengairan DPU Sulistyoningsih ST MT menerangkan, di Salatiga terdapat sejumlah saluran irigasi yang bisa dimanfaatkan bersama antara petani Salatiga dan Kabupaten Semarang. Salah satunya di Tingkir yang berbatasan dengan Kabupaten Semarang. Diakui, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan Kabupaten Semarang mengenai rencana perbaikan saluran irigasi itu. Pemkab Semarang tidak mempermasalahkan jika pembangunan saluran irigasi di wilayah kabupaten digarap oleh Salatiga. (H2,J12-16) |