logo SUARA MERDEKA
Line
Selasa, 14 Agustus 2007 SALA
Line

PPK Cepogo Sukses Kelola Bantuan Bergulir

TUDINGAN bahwa dana bantuan bergulir dari pemerintah hampir dipastikan macet di tangan debitor, sekarang mulai terbantahkan. Setidaknya, fakta positif ditunjukkan oleh Program Pengembangan Kecamatan (PPK) Cepogo, Boyolali.

PPK tersebut berhasil mengelola dana bergulir untuk memberdayakan ekonomi masyarakat. ''Modal awal Rp 1,1 miliar yang kami terima empat tahun lalu, kini berkembang menjadi Rp 1,8 miliar,'' ujar Ketua PPK Cepogo, Sulamto, Senin (13/8).

Dikatakan, mengelola dana bergulir adalah pekerjaan gampang-gampang susah. Pasalnya, yang dihadapi adalah warga sendiri yang sudah dikenal. Pada awalnya, dia sempat kesulitan menghadapi sikap meremehkan yang ditunjukkan masyarakat.

Bayangkan, warga menilai dana bantuan dari pemerintah itu tidak perlu dikembalikan, Sebab, uang tersebut toh milik rakyat juga. Namun, dengan dan bantuan pengurus lain, dia terus melakukan pendekatan.

''Istilahnya, saya bersedia ndlosor untuk mengambil hati warga. Alhamdulillah, berhasil. Jenis usaha yang dikembangkan dengan dana bergulir itu pun bermacam-macam. Berdagang di pasar, petani, dan pemeliharaan sapi,'' katanya.

Perlahan, tetapi pasti, warga masyarakat mulai tergerak hatinya untuk memanfaatkan dana bantuan pemberdayaan masyarakat tersebut secara serius dan penuh tanggung jawab.

Untuk memudahkan koordinasi, para calon penerima bantuan diharuskan membentuk kelompok. Dana bantuan diserahkan langsung ke kelompok, untuk digunakan bersama. Otomatis, yang bertanggung jawab pun kelompok.

Jika misalnya ada penerima bantuan yang membandel, yakni tidak mau mengangsur pinjaman, secara otomatis yang bertanggung jawab adalah seluruh anggota kelompok tersebut.

Bangkitkan Perekonomian

Beruntung, jumlah peminjam yang bandel seperti itu sedikit sekali. Terbukti, nilai bantuan yang macet sejauh ini hanya Rp 1,72 juta. Penerima dana yang bandel akan dimasukkan dalam daftar hitam, dan dikucilkan oleh teman sekelompok.

''Kelak, kalau ada kredit lagi dari pemerintah, orang bandel tersebut takkan mendapatkannya. Kecuali, pinjaman sebelumnya dilunasi dulu,'' tambahnya.

Camat Cepogo, Totok Eko YP SSos, menyambut positif peran PPK di wilayahnya. Dijelaskan, keberadaan PPK mampu membangkitkan perekonomian rakyat.

Paling tidak, sejumlah program pembangunan berupa fasilitas umum, bisa dilaksanakan tepat waktu berkat peran serta masyarakat. (Joko Murdowo-58)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA