| Selasa, 14 Agustus 2007 | INTERNASIONAL |
Lambung Endeavour Retak Tujuh SentiHOUSTON - Para astronaut badan antariksa Amerika Serikat (NASA) memeriksa retakan kecil, tetapi dalam, di bagian lambung pesawat ulang alik Endeavour, kemarin. Namun NASA belum memutuskan apakah lubang kecil itu perlu ditambal untuk menjamin keamanan penerbangan pulang ke Bumi. Ketua tim manajemen misi Endeavour John Shannon menyatakan, NASA perlu memeriksa lebih teliti terlebih dahulu. Para astronaut menggunakan lengan robotik untuk memastikan tingkat kerusakan di lambung pesawat ulang alik tersebut. Berdasar hasil pemeriksaan sementara, ada retakan sekitar tujuh sentimeter di salah satu lempeng pelindung panas badan pesawat. Retakan itu disebabkan oleh potongan busa penyekat copot dari tangki bahan bakar, sekitar satu menit setelah Endeavour lepas landas dari Kennedy Space Center, Florida, Rabu lalu. Simulasi Komputer "Saya belum mengetahui apakah retakan itu perlu diperbaiki atau tidak," kata Shannon. "Kami akan membuat simulasi komputer dan sejumlah eksperimen dengan model lempeng-lempeng pelindung panas yang sangat mirip dengan kondisi Endeavour saat ini. Setelah itu, kami baru dapat memutuskan apakah lubang kecil itu berbahaya bagi pesawat." Lempengan itu berfungsi untuk melindungi Endeavour dari panas akibat gesekan saat pesawat memasuki lapisan atmosfer dalam misi penerbangan pulang. Panas akibat gesekan dengan atmosfer itu bisa mencapai 1.260 derajat Celsius. Jika kerusakan itu perlu diperbaiki, para astronaut akan keluar dari pesawat dan menambal lubang tersebut. Kabar retakan itu mengingatkan orang pada tragedi pesawat ulang alik Columbia pada 2003. Columbia meledak di wilayah udara Texas beberapa saat setelah masuk lapisan atmosfer dalam penerbangan pulang. Tujuh astronautnya tewas seketika. Penyebab kerusakan Columbia adalah potongan busa penyekat copot dan membentur bagian sayap beberapa menit setelah lepas landas. Para pejabat NASA mengatakan, sistem elektrik baru Endeavour telah diperiksa dan hasilnya baik. Pesawat ulang alik itu dijadwalkan berada di Stasiun Antariksa Internasional selama tujuh hari. Namun kemungkinan besar, misi diperpanjang tiga hari. Endeavour merapat di stasiun luar angkasa itu Jumat lalu. Para astronaut melakukan misi berjalan di antariksa Sabtu lalu, untuk memasang peranti baru di stasiun tersebut. Kegiatan selanjutnya, astronaut akan mengganti giroskop yang berfungsi untuk mempertahankan stasiun antariksa itu tetap berada di posisinya.(rtr-ben-25) |