| Selasa, 14 Agustus 2007 | EKONOMI |
Sanyo Jadikan Indonesia Basis LCDJAKARTA-Permintaan LCD TV terus melonjak. Meskipun rasionya baru 3% dari total permintaan televisi 3,6 juta di Indonesia, namun permintaannya naik hingga 400% di semester pertama tahun lalu. Kenyataan itulah yang mendorong Sanyo memutuskan Indonesia sebagai basis pembuatan LCD untuk Asia Tenggara. ''Investasi akan kami tambah selain enam pabrik yang sudah ada. Setidaknya akan ada investasi tambahan minimal satu juta dolar per tahun selama beberapa tahun,'' kata T Miyamoto, presiden direktur sales Sanyo Indonesia, di Jakarta di sela-sela peluncuran LCD Sanyo Vizon ukuran, 32,37, dan 42 inci, kemarin. Harga yang ditawarkan mulai dari Rp 7 juta/unit. LCD, kata Miyamoto, sebagaimana produk TV konvensional Sanyo, sebanyak 80 persen nantiya untuk ekspor. Saat ini Sanyo mengekspor produknya dari Indonesaia ke Eropa, Midle East, dan Asia Tenggara. ''Bagi kami kualitas dan kepuasan pelanggan menjadi tujuan utama. Itulah sebabnya kami terus bertahan 47 tahun di Indonesia,'' kata Sendarius Lesmana, General Manager Sales Sanyo. Dia menegaskan Sanyo telah menjual LCD sejak dua tahun lalu. Kalau kini diputuskan pembuatannya di Indonesia karena melihat perkembangan pasar. Sebagaimana negara berkembang lainnya daya beli Indonesia sebagian besar baru mampu membeli TV konvensional. Namun di luar dugaan ternyata permintaan LCD terus melonjak. ''Pasar Indonesia sedang berubah.'' Sanyo, yang mengawali masuk Indonesia dengan produk legendaris pompa air, saat ini memiliki banyak produk unggulan yang tidak dimiliki merek lain. (wa-59) |