SUARA MERDEKA
 
INDEKS BANYUMAS Senin, 13 Agustus 2007

BANYUMAS-Sekitar lima ribu orang mulai santri, ulama, hingga masyarakat umum Banyumas, Sabtu malam lalu memadati halaman rumah Habib Syech Alkaf, pengasuh Majelis Taklim Az Azahra Desa Babakan, Kecamatan Karanglewas,

PURWOKERTO-Tiga orang ditetapkan sebagai tersangka kasus pembalakan liar di kawasan hutan lindung Desa Krajan, Kecamatan Pekuncen, Banyumas. Mereka adalah Amir (45) dan Muklas (44), warga Desa Banjaranyar,

PURWOKERTO- Pengadaan beras terlampaui, Bulog Subdivre IV Banyumas sudah sepekan ini tak lagi menerima setoran beras dari mitra kerja. Realisasi pengadaan beras hingga awal Agustus sudah tercapai 67.000 ton. Penjelasan itu disampaikan Kepala Bulog Subdivre IV Banyumas Imam Syafei kemarin.

PURWOKERTO-Zona Selamat Sekolah (ZoSS) banyak dilanggar. Mobil, sepeda motor, dan becak menggunakan sebagian areanya untuk parkir. Contohnya di ZoSS depan SD Kranji 4 Jalan Kol Sugiono Purwokerto, pekan lalu. Warga di sekitar lokasi mengatakan tidak paham soal zona itu. "Saya tidak tahu maksud rambu itu. Belum ada sosialisasi," tutur Asni (22),

PURWOKERTO-Data yang terkait dengan masalah kekerasan berbasis gender dan anak di Banyumas sulit didapat. Jarang dinas dan instansi di lingkungan pemkab yang memiliki data akurat atau menerima pengaduan dari masyarakat.

PERINGATAN Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW di RT 02 RW 02 Kelurahan Karangklesem Kecamatan Purwokerto Selatan, Banyumas Jumat malam lalu berbeda dari acara serupa di tempat lain.

PURWOKERTO-Layanan pembuatan akta gratis mendapat respon warga. Tahun 2006 angkanya melebihi target yang ditetapkan Badan Kependudukan, Catatan Sipil, dan Keluarga Berencana. Pembuatannya mencapai 7.950 atau 40% dari kelahiran, padahal targetnya hanya 30% dari 19.877 kelahiran pada tahun lalu.

PURWOKERTO-Mardjoko dan Tarsun secara resmi telah mendaftar sebagai calon bupati melalui PKB. Mardjoko adalah pensiunan BKPM, sedangkan Tarsun pegawai Dinas Pendidikan Brebes. ''Keduanya telah mengambil formulir pendaftaran,

BANYUMAS-Putus asa penyakitnya tak kunjung sembuh, Sahat Kastaji (70), warga Desa Wangon, Kecamatan Wangon Jumat pagi lalu gantung diri di kamarnya. Peristiwa itu kali pertama diketahui oleh Mutirah (40) anaknya. Sekitar pukul 04.00 wanita itu menengok kamar ayahnya. Ternyata korban ditemukan gantung diri di belandar dengan kain sarung. Kejadian itu kemudian dilaporkan ke Polsek Wangon. Hasil pemeriksaan dokter puskesmas dan anggota Polsek tak ditemukan tanda penganiayaan. (G23-27)

  Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA