logo SUARA MERDEKA
Line
Sabtu, 04 Agustus 2007 SALA
Line

Keluarga Meyakini Murni Kecelakaan

  • Kasus Sekeluarga Terbakar

SUKOHARJO - Pihak keluarga Suyanto (32), warga Dusun Puntukrejo, Desa Tegalmade, Kecamatan Mojolaban, yang tewas akibat terbakar di kamarnya pada Kamis (2/8) dini hari meyakini, peristiwa itu murni kecelakaan.

Suyanto tidak mungkin berusaha bunuh diri bersama istri, Ratnawati dan dua anaknya, Dita Andina Suyanto (6) dan Riko Ravino Suyanto (2). Alasan mereka, keluarga tersebut harmonis.

Poyo, adik kandung Suyanto mengatakan, sebelum kejadian itu, kakaknya itu sempat ngobrol di pos ronda yang terletak tidak jauh dari rumahnya sampai malam. "Mungkin kakak saya baru tidur sekitar satu jam saat peristiwa itu terjadi," katanya, Jumat (3/8).

Ia mengaku tahu persis rumah tangga kakaknya tidak ada masalah. Poyo juga membantah di kamar kakaknya ditemukan thinner.

"Setahu saya, yang ada hanya minyak tanah. Minyak itu digunakan untuk membunuh semut merah," ujarnya.

Pada malam kejadian, Suyanto yang biasa tidur di depan televisi di ruang tengah, memilih tidur di dalam kamar bersama istri dan dua anaknya. Kasur yang biasa dia pakai juga dibawa ke kamar.

Diduga, kasur itu diletakkan di lantai, tepat di atas bekas ceceran minyak tanah untuk membunuh semut merah. Kasur itu juga menindih obat nyamuk elektrik.

"Kelalaian itu yang mengakibatkan kebakaran," ujarnya.

Membantah

Suradi, paman Suyanto, juga membantah peristiwa itu karena keinginan Suyanto bunuh diri.

Menurutnya, selama ini pribadi Suyanto menyenangkan. Hubungannya dengan masyarakat sekitar juga bagus. Sebelum tragedi memilukan itu, keponakannya juga tidak pernah mengeluh soal usahanya.

Kapolres AKBP Yudawan Roswinarso, saat dihubungi lewat ponselnya kemarin menegaskan hasil olah TKP yang dilakukan Tim Labfor belum bisa diketahui. (H44-50)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA