logo SUARA MERDEKA
Line
Sabtu, 04 Agustus 2007 PANTURA
Line

Air Tiga Bendung Menyusut

  • Puluhan Hektare Sawah Terancam Kekeringan

PEMALANG - Menyustnya air di tiga bendung yang ada di Pemalang saat ini, dikhawatirkan akan mengancam kekeringan puluhan hektare sawah di wilayah pantura. Kepala Bidang Pengairan DPUK Pemalang Ir Nur Tjahjo MM MSi mengatakan, hal itu disebabkan karena musim kemarau. Seharusnya pada Mei lalu musim kemarau sudah tiba. Tetapi baru akhir-akhir ini penyusutan air di bendung mulai kelihatan.

"Hal itu karena sudah lama tidak turun hujan di daerah punggung. Pada pekan kemarin karena di daerah selatan turun hujan ada tambahan debit 4.000 liter/detik di Bendung Sukowati," katanya.

Tiga bendung atau daerah irigasi (DI) yang mengalami penyusutan itu adalah Sukowati, Sungapan, dan Kaliwadas.

Pada saat normal, Bendung Sukowati debitnya mencapai 12.600 liter/detik, kini tinggal 6.000 liter/detik. Sedangkan Bendung Sungapan normalnya 8.000 liter/detik, kini 1.500 liter/detik. Sementara Bendung Kaliwadas, normal 8.000 liter/detik, kini 1.700 liter/detik.

Bergiliran

Kendati terjadi penyusutan, masih banyak sawah yang bisa mendapatkan air, karena PU Pengairan melakukan pembagian air secara bergiliran. Yaitu dua hari mengalir, dua hari mati, serta terus melakukan pemantauan.

Selain itu, petani sudah biasa mengatasinya dengan menyedot air lewat sumur pantek. Sedangkan bantuan pompa dari pihaknya sangat terbatas, hanya tiga unit yang dipakai secara bergiliran.

Puluhan hektare sawah yang dikhawatirkan akan kekurangan air berada pada daerah yang jauh dari pengairan.

Terutama di posisi utara jalur pantura. Seperti di Kecamatan Ulujami, Taman, Petarukan, dan Pemalang.

Menurutnya, kondisi tersebut sedikit tertolong dengan umur tanaman yang kini hampir mendekati masa panen, sehingga tidak banyak membutuhkan air, terutaam di daerah selatan. Sedangkan di daerah utara, tanaman sudah berumur lima bulan. (sf-15)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA