logo SUARA MERDEKA
Line
Sabtu, 04 Agustus 2007 OLAHRAGA
Line

Holyfield Berpeluang Rebut Gelar

HOLLYWOOD - Evander Holyfield bisa menjadi juara dunia tinju kelas berat kelima kalinya ketika dia bertarung lawan petinju Rusia tak pernah kalah Sultan Ibragimov pada 13 Oktober di Moskow.

Enam hari sebelum ulangtahun ke-45 dia, Holyfield akan bertarung memperebutkan mahkota Asosiasi Tinju Dunia (WBO) setelah mundurnya petinju Uzbek Ruslan Chagaev, juara WBA dari rencana pertarungan lawan Ibragimov.

Holyfield tidak akan menjadi juara kelas berat tertua dalam sejarah. George Foreman menganvaskan Michael Moorer pada 1994 saat berusia 45 tahun dan hampir 10 bulan kemudian merebut gelar WBA dan IBF.

''Ini langkah pertama saya untuk menjadi juara kelas berat dunia sejati dan saya gembira Sultan Ibragimov bersedia dan memberi saya peluang,'' kata Holyfield.

''Saya ingin bertarung di Moskow pertama kalinya dan merebut gelar kelas berat kelima saya di sana.''

Holyfield, 42-8 dengan dua kali seri dan 27 KO, terakhir bertarung untuk gelar dunia pada 2002 ketika petinju senegaranya asal Amerika Chris Byrd menang angka mutlak dalam 12 ronde untuk pengisian mahkota IBF yang lowong.

Pada 2004, Komisi Atletik Negara New York melarang Holyfield bertanding di negara itu, tapi skorsing itu tahun berikutnya direvisi sehingga dia bisa kembali naik ring di tempat lain.

Sejak itu, Holyfield memenangi empat pertarungan beruntun setelah kembali naik ring dan paling akhir menang angka mutlak atas rivalnya Lou Savarese pada 30 Juni.

Ibragimov, 21-0 dengan sekali imbang dan 17 KO, merebut medali perak untuk Rusia pada Olimpiade 2000. Dia merebut mahkota WBO dari petinju AS Shannon Briggs dalam Juni.

''Sudah tentu saya kecewa bahwa Chagaev menarik diri dari pertarungan sehingga tidak bisa menyatukan gelar kita. Tapi bertarung lawan legenda seperti Evander Holyfield bahkan lebih baik,'' kata Ibragimov.

''Dan kendati saya menghormati apa yang telah dilakukannya selama kariernya, begitu bel berbunyi itu soal lain karena dia berusaha merebut apa yang telah saya dapatkan dengan susah payah, gelar juara dunia saya.'' (ant-28)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA