| Sabtu, 04 Agustus 2007 | NASIONAL |
Suciwati Datangi KejagungJAKARTA- Istri almarhum Munir, Suciwati Jumat (3/8) kemarin, mendatangai Kejaksaan Agung (Kejagung) untuk mengetahui perkembangan penanganan kasus suaminya. Dia datang sekitar pukul sekitar pukul 10.00, didampingi Sekretaris Komite Aksi Solidaritas Untuk Munir (Kasum) Usman Hamid. Selama sekitar satu jam, mereka diterima langsung oleh Jaksa Agung Hendarman Supandji. Seusai pertemuan, Usman mengatakan, dengan upaya hukum Peninjauan Kembali (PK) yang akan diajukan Kejagung atas kasus Munir dengan tersangka mantan pilot Garuda Polycarpus Budihari Prijanto, akan diketahui siapa saja yang terlibat dalam pembunuhan ini. Menurutnya, Jaksa Agung menerangkan beberapa nonum baru yang akan diajukan dalam PK nanti. Novum itu diantaranya berasal dari keterangan saksi yang melihat Polycarpus membawa minuman dalam gelas, maupun keterangan yang berasal dari lingkungan Garuda, yang mengindikasi adanya konspirasi pembunuhan Munir. "Apa yang dilakukan oleh lingkungan Garuda bukan semata-mata inisiatif mereka sendiri, tapi atas permintaan di luar lingkungan Garuda. Dalam pandangan kami, sejauh ini novum baru itu cukup untuk dibuktikan dalam majelis PK pekan depan," ujar Usman. Usman menambahkan, tahap pertama yang dilakukan Kejagung dalam upaya pengungkapan kasus ini, adalah mengungkap siapa yang sebenarnya membunuh Munir. Selain mengungkap dalang di balik pembunuhan ini, juga bagaimana Munir bisa terbunuh. "Yang pasti, akan diketahui mengapa Munir dibunuh, mengapa itu sampai terjadi, siapa yang meminta pembunuhan itu, bagaimana cara membunuhnya, atas bantuan siapa, dan atas permintaan siapa," kata Usman. Dia berharap, setelah upaya PK ini berhasil, akan dilanjutkan dengan mengejar nama-nama tersangka baru, baik dari lingkungan Garuda maupun Badan Intelegen Negara (BIN).(J21-48) |