| Sabtu, 04 Agustus 2007 | NASIONAL |
Arsip Film Asli "Indonesia Raya" Ditemukan
YOGYAKARTA- Arsip film asli lagu Indonesia Raya yang selama ini hilang dan dicari-cari, berhasil ditemukan. Dokumen penting itu ditemukan di Server Belanda oleh pakar telematika KRMT Roy Suryo bersama Tim Air Putih (relawan IT). Arsip itu sudah dikonfirmasi keasliannya. Dokumen yang sempat hilang puluhan tahun itu akan menjadi hadiah istimewa bagi bangsa Indonesia yang akan merayakan Kemerdekaan 17 Agustus. Di dalam dokumen tersebut, lagu Indonesia Raya berisi tiga stanza. Sementara lagu Indonesia Raya yang dinyanyikan selama ini hanya satu stanza. Itu pun stanza pertama. "Selama ini lagu Indonesia Raya yang dinyanyikan hanya sepertiga dari aslinya. Dokumen yang kami temukan sudah sudah kami konfirmasikan ke Badan Arsip Nasional, Mensesneg, para ahli sejarah bahkan dengan keluarga WR Soepratman di Surabaya. Intinya, arsip itu asli," kata Roy Suryo di Yogyakarta, semalam. Dengan demikian, lanjut pakar telematika Roy Suryo, penemuan dokumen itu menjadi kado istimewa bagi bangsa Indonesia yang pada tanggal 17 Agustus mendatang bakal memperingati HUT RI ke-62. Menurut Roy Suryo, lagu Indonesia Raya yang aslinya tiga stanza ditemukan di server Belanda. "Dalam waktu dekat, lagu itu akan diserahkan ke pemerintah Indonesia," kata dia. Roy Suryo yang juga masih kerabat Puro Pakualaman lebih lanjut mengatakan, dirinya bersama tim Air Putih, dalam beberapa tahun ini ikut melacak keberadaan lagu Indonesia versi asli yang panjangnya tiga stanza. Cukup Lama Pencarian naskah asli lagu Indonesia Raya, kata Roy, sebenarnya dilakukan sudah cukup lama. Namun berkat ketekunan, kesabaran, dan kecermatannya akhirnya naskah asli lagu Indonesia Raya berhasil ditemukan melalui internet. "Akhirnya kami berhasil menemukan di server Belanda sekitar 1,5 bulan lalu. Kami tidak berani langsung mengumumkan karena perlu verifikasi dulu. Setelah kami tunjukkan ke beberapa ahlinya, mereka membenarkan bahwa apa yang kami temukan itu memang lagu Indonesia Raya yang asli," kata Roy Suryo. Staf pengajar Fisipol UGM itu mengatakan, lagu Indonesia Raya versi asli yang panjangnya tiga stanza tersebut berupa video klip yang dibuat pada September 1944. Sedangkan lagunya ciptaan asli WR Soepratman seperti termuat di harian SINPO terbitan 27 Oktober 1928. Saat ditemukan dan kemudian di-download, kata dia, ternyata ada beberapa bagian yang perlu direstorasi terlebih dahulu. Setelah direstorasi, Roy Suryo dan tim Air Putih membawanya ke Kepala Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI), Djoko Utomo. "Saat itu Pak Djoko mengaku kaget, karena arsip itulah yang selama ini dicari. Pak Djoko juga memastikan bahwa lagu Indonesia Raya versi tiga stanza itu merupakan lagu Indonesia Raya yang asli," ujar Roy Suryo. Belum puas dengan pernyataan Kepala ANRI, Roy Suryo kemudian membawa copian lagu Indonesia Raya itu ke Mensesneg Hatta Radjasa dan Menteri Komunikasi dan Informatika, Muhammad Nuh serta sejumlah pakar sejarah termasuk keluarga WR Soepratman di Surabaya. Hasilnya, kata Roy, mereka membenarkan bahwa lagu Indonesia Raya tiga stanza tersebut merupakan lagu Indonesia Raya asli. Menurut dia, lagu Indonesia Raya yang dikenal selama ini hanyalah satu stanza yang berisi ajakan untuk bersatu. Sedangkan pada versi aslinya, kata dia, stanza kedua berisi ajakan untuk berdoa dan pada stanza ketiga berisi ajakan untuk mempertahankan wilayah Republik Indonesia. Jadi syairnya lebih indah dan lebih komplet serta lebih nasionalis. (sgt-46) |