| Sabtu, 04 Agustus 2007 | NASIONAL |
Lamban, Pencarian Korban Jembatan AmbrukMINNEAPOLIS - Pencarian korban jembatan ambruk di Sungai Mississippi, Minneapolis, Amerika Serikat, berjalan lamban karena sulitnya jarak pandang di dalam air. Para penyelam Jumat kemarin terpaksa menghentikan pencarian karena air terlalu keruh dan semakin gelap saat malam tiba. Air sungai mengalir deras berkelok-kelok karena banyak reruntukan baja dan beton. Para penyelam hanya mampu melihat sejauh 30 cm di dalam air. Mereka baru bisa menemukan lokasi beberapa mobil yang tenggelam. "Ada lebih dari 10 mobil berada di dalam sungai," kata Kepala Petugas Pemadam Kebakaran Jim Clack. Dia tidak berkomentar soal kemungkinan korban masih berada di dalam mobil. Pencarian korban diperkirakan akan membutuhkan waktu beberapa hari. Tim pencari menggunakan sonar. Permukaan air sungai juga dikurangi untuk memudahkan operasi bantuan. Sampai kemarin, jumlah korban teeas dipastikan empat orang. Menurut petugas, delapan orang lagi masih belum ditemukan. Sebelumnya, aparat mengatakan korban tewas sekitar 30 orang. Jumlah korban dikhawatirkan akan terus bertambah karena puluhan mobil berjatuhan dari jembatan sepanjang 150 meter itu saat ambruk. Lebih dari 50 mobil tercebur dari ketinggian 20 meter ke dalam sungai. Beberapa mobil jatuh menimpa reruntukan jembatan Interstate 35W. Jembatan itu memiliki delapan lajur. "Para korban tewas tergencet. Beberapa di antaranya masih sempat meminta petugas untuk menyampaikan ucapan selamat tinggal kepada keluarga sebelum mereka menghembuskan nafas terakhir," kata Kepala Polisi Minneapolis Tim Dolan. Tidak Aman Seorang warga, Cory Swingen (32), menyaksikan dengan mata kepala sendiri saat jembatan ambruk. "Terdengar suara gemuruh dahsyat, seperti suara truk trailer menabrak dinding beton. Jembatan runtuh hanya dalam waktu 10 sampai 15 detik," kata dia. Setelah kepulan debu menghilang, Swingen lega melihat banyak orang masih terlihat berjalan atau duduk di atas sisa-sisa jembatan itu. "Kejadian itu sungguh mengerikan," kata Wali Kota Minneapolis RT Rybak. Aparat federal langsung mengesampingkan kemungkinan serangan teroris. Sementara itu, petugas federal menyatakan pemeriksaan terhadap jembatan beberapa waktu lalu menunjukkan tidak ada kerusakan pada struktur jembatan. Namun, Menteri Transportasi Mary Peters meminta seluruh negara bagian untuk memeriksa jembatan-jembatan lain yang berstruktur baja. Menurut dia, ada 756 jembatan sekelas jembatan Minneapolis di negeri itu. Presiden George W Bush menurut rencana akan meninjau lokasi Sabtu ini. Jembatan Minneapolis sudah pernah diperiksa dua tahun lalu. Pada 2005, jembatan itu dinyatakan sebagai satu dari ribuan jembatan yang cacat struktur. "Hal itu jelas menunjukkan bahwa jembatan itu tidak aman," kata Peters. Dia mengatakan, itulah pertama kalinya terjadi sejak 1983 sebuah jembatan ambruk bukan karena akibat eksternal seperti misalnya gempa bumi. Pada 1983, tiga orang tewas di Connecticut saat jembatan di jalan raya East Coast ambruk.(rtr-gn-25) |