logo SUARA MERDEKA
Line
Sabtu, 04 Agustus 2007 BUDAYA
Line

AGENDA

Wayang Kebangsaan di DPRD

SEMARANG - Anggota DPR dari PDI Perjuangan, Drs H Sumaryoto, menggagas pergelaran "wayang kulit kebangsaan". Pergelaran di halaman Gedung Berlian, DPRD Jawa Tengah, Jalan Pahlawan, Semarang, malam ini, dibawakan dalang Ki Enthus Susmono.

Enthus dan Sumaryoto menuturkan "wayang kebangsaan" itu untuk membabar betapa penting mengembalikan Pancasila ke hati sanubari setiap insan Indonesia. Penyanyi balada Franky Sahilatua pun hadir jadi bintang tamu.

"Itu menunjukkan wayang bukan monopoli etnis Jawa, melainkan lintas etnis. Franky membawakan dua lagu khusus untuk pergelaran itu, yakni 'Kembali ke Pancasila' dan 'Pancasila Rumah Kita'," ujar Sumaryoto.

Pergelaran akan mengusung lakon Romo Tambak. Itu pementasan ketiga, setelah Purwokerto, Minggu (22/7), yang bertepatan dengan peresmian Markas Kepolisian Resor Banyumas.(C15-62,53)

Monolog SS di UMM

MAGELANG - Hari ini (4/8) mulai pukul 20:00, Teater SS Unnes mementaskan monolog Matahari Tertusuk Jari di auditorium Universitas Muhammadiyah Magelang (UMM).

Mantan Ketua Teater SS, Rhobi Shan Cyantaka, akan bermain sekaligus menyutradarai lakon karya Sunardi itu.

"Pementasan monolog itu merupakan rangkaian tur keliling ke beberapa kota. Sebelumnya, akhir bulan lalu, lakon itu kami mainkan di STAIN Pekalongan," ujar Ketua Teater SS Heri Widodo. (H9-53)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA