| Rabu, 01 Agustus 2007 | OLAHRAGA |
DKI Tak Gentar Hadapi Sulut dan Jatim
JAKARTA-Tim DKI Jaya tidak gentar menghadapi Sulut dan Jatim pada babak 12 besar Kompetisi U-15 Liga Medco memperebutkan Piala Menpora, yang digelar 3-10 Agustus di dua stadion. Pertandingan tingkat grup dimainkan di Stadion Tugu, Semper, Jakarta Utara, dan Stadion Krakatau Steel, Cilegon, Banten. "Sulut boleh saja disebut sebagai pembunuh raksasa karena berhasil menyingkirkan juara bertahan Maluku pada putaran pertama. Namun, kami sudah siap menghadapinya," ungkap Manajer Tim Ganesha, kemarin. DKI Jaya, Sulut dan Jatim sama-sama diakui sebagai tiga tim yang pantas diperhitungkan untuk merebut gelar juara. Akan tetapi, undian menempatkan ketiganya dalam Grup D yang dipertandingkan di Stadion Tugu. Untuk Grup C terdiri atas Kalimantan Timur, Sulsel dan Maluku Utara. Penyisihan putaran kedua Grup C juga dilangsungkan di Jakarta Utara. Di Cilegon, dipertarungkan penyisihan putaran kedua Grup A yang diikuti Sumut, Sumsel, dan Banten. Pada Grup B terdapat Riau, DIY dan Sumbar. Final Rangkaian pertandingan penyisihan putaran kedua digelar 3-8 Agustus, semifinal 9 Agustus dan final 10 Agustus. Babak semifinal dan final digelar di Stadion Lebak Bulus, Jakarta Selatan. "Saya yakin ke-12 peserta putaran kedua ini tidak ada yang tak ingin menjadi juara. Kami juga sudah sejak satu bulan terakhir mempersiapkan diri dengan serius," tandas Ganesha. Setelah hanya menempati posisi kedua pada Liga Medco 2006, anak-anak DKI bertekad untuk menebus kegagalannya tahun ini. Karenanya mereka mempersiapkan diri secara lebih serius. Gelar juara dianggap sebagai persembahan terbaik bagi Juhari, pelatih kepala tim DKI Jaya yang meninggal dunia pada medio Mei lalu karena pembengkakan pembuluh otak. Tim ibu kota diperkuat beberapa mantan pemain timnas kelompok usia yang kerap diterjunkan di berbagai kancah regional, seperti kapten tim Ferdiansyah, Fahreza Agamal, Rudy Setyawan, atau Delson Wohon. Ganesha tetap menilai tim Sulut dan Jatim akan sulit di- kalahkan. Apalagi, katanya, Jatim adalah salah satu daerah gudang pemain berbakat . "Jadi mereka pasti kuat," katanya. (wgm-22) |